Opini: Kemenangan Kaesang dan PR Besar PSI di Daerah, Khususnya Aceh

- Editor

Senin, 21 Juli 2025 - 03:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ketua Umum terpilih Kaesang Pangarep untuk periode kedua. (Doc)

Caption : Ketua Umum terpilih Kaesang Pangarep untuk periode kedua. (Doc)

Oleh : Chaidir Toweren ( Seniman Politik Lokal)

TribuneIndonesia.com

Kaesang Pangarep kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan perolehan suara sebesar 62 persen dalam pemilihan internal partai. Kemenangan ini tentu menjadi angin segar bagi sebagian kader, namun di saat yang sama juga merupakan sinyal peringatan: ada sekitar 37 persen suara yang tidak memilih atau tidak mendukung Kaesang untuk kembali memimpin PSI.

Ini bukan sekadar angka. Ini adalah pesan politik yang dalam: bahwa masih ada suara kritis di internal PSI yang belum terwakili atau belum merasa yakin dengan arah kepemimpinan saat ini. Maka, pekerjaan rumah Kaesang tidaklah ringan. Ia harus bekerja lebih ekstra untuk menyatukan kembali 100 persen dukungan dari internal partai, suatu hal yang mutlak bila PSI ingin tumbuh sebagai kekuatan politik yang solid, visioner, dan tahan uji.

Salah satu hal mendesak yang perlu segera dievaluasi adalah efektivitas kepengurusan daerah, khususnya di Provinsi Aceh. Sebelum Pemilu 2024, nama PSI sempat menggema luas di Tanah Rencong. Namun apa yang terjadi kemudian justru mencoreng semangat awal tersebut. Pergantian kepengurusan yang dilakukan secara sepihak menyebabkan gejolak internal yang serius, bahkan berdampak pada minimnya calon legislatif yang diusung PSI di Aceh.

Baca Juga:  MPK PB HMI Tegaskan Aksi Damai Konstitusional, Negara Harus Lindungi Hak Warga

Yang lebih memprihatinkan, dalam kurun waktu satu tahun, Surat Keputusan (SK) kepengurusan PSI Aceh dikabarkan berganti hingga tiga kali. Fenomena ini tentu mengundang tanda tanya besar. Apakah struktur partai di daerah dikelola dengan prinsip profesionalisme dan kaderisasi, atau hanya menjadi alat kompromi politik sesaat? Jika SK bisa diubah seperti membalik telapak tangan, maka nilai-nilai solidaritas dan integritas yang diusung PSI menjadi kehilangan maknanya.

Ini menjadi catatan serius bagi Kaesang sebagai ketua umum yang kembali mendapat amanah. PSI tidak akan besar hanya dengan gimik atau pencitraan di media sosial. PSI hanya bisa tumbuh jika partai ini benar-benar berakar di bawah, memiliki struktur yang solid, dan tidak mudah diobrak-abrik oleh kepentingan pribadi.

Aceh adalah salah satu cerminan kegagalan manajemen organisasi partai di daerah. Namun dari kegagalan itu pula, PSI bisa belajar. Jika ingin menjadi partai yang relevan dan dipercaya publik, maka harus dimulai dari perbaikan internal yang sungguh-sungguh, dari Jakarta hingga ke pelosok daerah.

Kaesang masih punya waktu untuk membuktikan bahwa ia bukan sekadar simbol, tapi pemimpin sejati. Dan itu dimulai dengan keberanian melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap pengurus daerah yang gagal mendongkrak elektabilitas partai.

Berita Terkait

Pujaketarub Medan resmi dilantik , semangat persatauan Nusantara menggema
Suharto alias Bagong Kembali Maju, Bursa Ketua PAC Pemuda Pancasila Batang Kuis Mulai Menghangat
Wabup Lom-Lom Suwondo Rangkul Macan Asia Indonesia, Dorong Sinergi Ketahanan Pangan di Deli Serdang
Bobby Absen di Musda Golkar Sumut
Ketua IWO Bali Apresiasi Putusan MK Jadi ‘Alarm’ Penegak Hukum soal Kriminalisasi Pers
Kesbangpol Verifikasi Sekretariat DPC Macan Asia Indonesia Deli Serdang
DPC Macan Asia Deli Serdang Resmi Daftar ke Kesbangpol
PDI Perjuangan: Banteng yang Tak Pernah Jinak dan Pertaruhan Demokrasi 2029
Berita ini 60 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:17

Pemkab Deli Serdang Perkuat Kepedulian Sosial dan Syiar Keagamaan di Galang

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:13

Bau Busuk Anggaran Kesehatan Aceh Tenggara? Saidul LKGSAI Tantang Audit Total Puluhan Miliar!

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:16

STMA Trisakti Sukses Selenggarakan Babak Final Olimpiade Asuransi dan Aktuaria serta Kompetisi Pemberian Literasi Asuransi Tingkat Nasional Tahun 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:37

Arizal Mahdi Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan di Uning Mas, Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas Perkuat Solidaritas Sosial di Pintu Rime Gayo

Selasa, 10 Februari 2026 - 02:30

Kesepakatan Besar Warga dan Developer, Jalan Diperbaiki, Lingkungan Ditata

Senin, 9 Februari 2026 - 17:28

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen

Senin, 9 Februari 2026 - 08:06

Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 07:53

P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Perkuat Kepedulian Sosial dan Syiar Keagamaan di Galang

Rabu, 11 Feb 2026 - 15:17

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x