Strategi Humanis Patroli Pantera Bitung Ciptakan Kondisi Aman dari Pagi hingga Malam

- Editor

Selasa, 25 November 2025 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung,Sulut|Tribuneindonesia.com

Keamanan publik tak melulu soal penegakan hukum yang tegas. Di Kota Bitung, filosofi ini diterapkan secara nyata melalui aksi Tim Patroli Pantera Presisi Satuan Samapta Polres Bitung.

Sepanjang hari Selasa (25/11/25), sejak pukul 08.00 hingga 20.00 WITA, tim ini membuktikan bahwa pendekatan humanis adalah kunci utama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dan menghadirkan rasa aman yang sesungguhnya.

​Di bawah komando langsung Kasat Samapta IPTU Nyoto, S.Sos, Tim Pantera Presisi yang beranggotakan enam personel termasuk Bripka Mario Manopo, Bripka Jacky Dingo, dan Briptu Andre Sulu melakukan mobilitas tinggi.

Mereka menyasar berbagai titik keramaian dan area rawan, memastikan seluruh lapisan warga Kota Bitung dapat menjalani aktivitas hariannya tanpa dihantui rasa khawatir.

​Diketahui, aksi pagi hari mereka terfokus pada Kantor Pos Girian, lokasi krusial pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra.

Kerumunan warga, terutama para lansia, menciptakan potensi ketidaknyamanan dan kekacauan. Di sinilah peran humanis kepolisian diuji dan ditunjukkan.

​Alih-alih bersikap kaku, petugas Tim Pantera justru turun langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Mereka aktif mengurai antrean yang padat, menenangkan warga yang cemas, hingga memberikan imbauan yang santun.

“Torang polisi ada for bantu, jangan ragu,”

ujar seorang personel dengan senyum ramah, sebuah kalimat yang sukses meredakan ketegangan dan menciptakan suasana tertib.

​Kehadiran yang menenangkan tersebut membuat proses penyaluran bantuan sosial berjalan sangat mulus. Sentuhan personal dan sikap empati dari aparat kepolisian menjadi katalisator penting bagi kelancaran kegiatan, membuktikan bahwa penertiban dapat dilakukan tanpa perlu menggunakan otoritas yang intimidatif.

Baca Juga:  Landasan Regulasi dan Transformasi Kelembagaan 2025.

Sementar menjelang sore, fokus patroli bergeser ke wilayah barat kota, tepatnya di sekitar Sirkuit Kelurahan Sagerat. Di lokasi ini, Tim Pantera Presisi menjumpai sekelompok pemuda yang tengah berkumpul santai. Situasi ini kerap menjadi sasaran patroli preventif.

​Pendekatan yang diterapkan berbeda dari patroli konvensional. Pemeriksaan keamanan standar dilakukan dengan cara yang sangat sopan.

Setelah dipastikan aman, petugas tidak langsung menghakimi, melainkan memilih jalur dialog terbuka, memberikan nasihat yang bersifat mengayomi.

“Jaga diri kalian, masa depan masih panjang. Torang ada di sini bukan mau marah, tapi mau jaga,”

tutur salah satu anggota tim, sebuah pesan yang menyentuh dan diterima dengan positif oleh para pemuda, termasuk yang berinisial AAM.

​Mengonfirmasi seluruh rangkaian kegiatan, Kasat Samapta Polres Bitung IPTU Nyoto.,S.Sos, menekankan bahwa Patroli Pantera Presisi jauh melampaui tugas rutin.

Menurutnya, pendekatan humanis, dari membantu warga lanjut usia hingga menasihati pemuda dengan empati adalah strategi inti Polres Bitung.

“Keamanan tidak hanya dijaga dengan patroli, tetapi juga dengan kehadiran yang menenangkan,”

tegas IPTU Nyoto.

​Dengan upaya ini, Polres Bitung menaruh harapan besar pada peningkatan sinergi dengan masyarakat.

Diharapkan langkah-langkah persuasif dan penuh empati tersebut dapat menumbuhkan kepercayaan yang lebih dalam, yang pada akhirnya akan mewujudkan Kota Bitung yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman untuk semua warganya. (Kiti)

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 01:13

Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Kurang Mampu

Rabu, 30 September 2026 - 01:11

Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel

Selasa, 29 September 2026 - 23:41

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:41