Menerobos Lumpur, Menghidupkan Harapan Polri Bangun 76 Titik Jaringan Komunikasi di Lokasi Bencana

- Editor

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut|Tribuneindonesia.com

Polri mengambil peran krusial di tengah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, Sabtu (7/12/25).

Dengan medan yang ekstrem, ditandai jalan tertutup lumpur, jembatan patah, dan desa yang terisolasi total, korps Bhayangkara ini menjalankan misi kemanusiaan yang berfokus pada pemulihan jalur komunikasi warga.

​Diketahui, tujuan utama dari operasi lapangan tersebut adalah memastikan setiap warga yang terdampak dapat segera mengabarkan keselamatan diri kepada keluarga mereka.

Akses komunikasi telah menjadi barang langka di wilayah terdampak selama berhari-hari, membuat kecemasan meluas baik di lokasi bencana maupun di kalangan kerabat di luar daerah.

​Sementara itu, data per 6 Desember 2025 menunjukkan bahwa Polri telah berhasil menempatkan 76 unit jaringan internet di tiga provinsi yang mengalami kerusakan terparah.

Fasilitas ini bukan sekadar koneksi digital, melainkan tumpuan utama bagi ribuan warga yang kehilangan sinyal total untuk kembali terhubung dengan dunia luar.

​Prioritas Layanan Komunikasi Gratis

​Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa percepatan pemasangan jaringan komunikasi ini merupakan manifestasi dari komitmen Polri dalam mewujudkan Transformasi Polri yang responsif dan berorientasi pelayanan publik.

​“Setiap menit adalah hal yang sangat berharga bagi masyarakat di lokasi bencana. Polri menjamin mereka dapat kembali terhubung dengan keluarga, karena ketenangan pikiran adalah modal penting untuk proses pemulihan psikis,”

kata Brigjen Trunoyudo pada Sabtu (6/12), menekankan kehadiran Polri sebagai pembuka jalur komunikasi yang sempat mati total.

​Selain itu, layanan jaringan internet tersebut dipastikan 100 persen gratis dan dapat digunakan oleh seluruh warga tanpa pungutan apa pun.

Tak hanya itu, untuk kebutuhan pribadi warga, jaringan ini juga berfungsi vital untuk mempercepat arus informasi dan data lapangan yang akurat kepada pemerintah serta tim penanganan bencana darurat.

Baca Juga:  Kapolsek Matuari Pimpin Langsung Pengamanan Rally Christmas 2025 di Stadion Dua Sudara

​Momen Haru di Tenda Pengungsian

Keberhasilan pemasangan titik-titik internet ini sontak memicu momen haru yang berulang kali terjadi di berbagai lokasi pengungsian.

Di Masjid Raya Baing Nag Batipuh Selatan, tenda pengungsian Polres Agam, hingga Pos Pengungsian SDN-05 Kayu Pasak Palembayan, warga tampak menangis sambil memeluk telepon mereka saat berhasil melakukan video call pertama kali setelah terputus kabar selama berhari-hari.

​Salah satu kisah mengharukan dibagikan oleh seorang ibu pengungsi yang akhirnya dapat bercakap-cakap dengan putranya di Medan.

Ketika ditanya oleh personel yang bertugas, ia menjawab dengan mata berkaca-kaca namun penuh senyum,

“Sama anak saya… Alhamdulillah, sudah bisa terhubung lagi.”

Momen seperti ini membuktikan bahwa jaringan yang kembali menyala bukan sekadar sambungan digital, melainkan sambungan harapan.

​Tantangan Berat di Medan Bencana

​Proses pendistribusian dan pemasangan jaringan ke 76 titik tersebut tidaklah mudah.

Personel Polri harus berjuang menembus medan sulit, termasuk berjalan kaki melintasi longsor, memanggul perangkat jaringan secara manual, dan memasang antena di lokasi-lokasi terpencil yang tak terjangkau kendaraan roda empat.

​“Pemasangan ini kami prioritaskan di titik-titik yang selama ini ‘gelap sinyal’. Informasi yang cepat dan akurat sangat krusial dalam menentukan langkah penanganan darurat,”

Ujar Brigjen Trunoyudo, membenarkan bahwa setiap pesan yang terkirim melalui jaringan tersebut adalah kekuatan dan semangat bagi para pengungsi untuk bertahan.

Polri berkomitmen penuh untuk terus bekerja keras.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian. Setiap jaringan internet yang terpasang adalah jembatan harapan. Polri akan terus bergerak hingga seluruh kebutuhan komunikasi dan bantuan benar-benar pulih,”

Tutup Brigjen Trunoyudo, menegaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk menjamin keselamatan dan ketenangan warga. (Kiti)

Berita Terkait

Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Gotong Royong Bantu Petani Turunkan Pupuk
Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa
Google dan Sistem Kecerdasan: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pengetahuan
Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa
Babinsa Posramil Peulimbang Latih PBB Siswa SMAN 1 Peulimbang
Solidaritas Mengalir, K3S Tanah Jambo Aye Gelar Rapat Sosial Bantu Dua Siswa Korban Musibah
Pengecoran Tiang Tandon Air TMMD ke-129 di Blang Cot Dikerjakan Satgas dan Warga
Ketua Fraksi Silayakh Soroti Pengawasan SPBU Lawe Kihing, Minta APH Cegah Pengisian BBM Subsidi Berulang
Berita ini 28 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:22

Tanggal yang Tak Beres di Putusan Pengadilan Negri Lubuk Pakam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:56

Gencarkan Budaya Antikorupsi, Kejari Bitung Sambangi Kampus STBM Dua Sudara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59

​Bentuk Agen Perubahan, Kejari Bitung Isi Pembekalan Revolusi Mental bagi Capaska

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:15

​Sidang Praperadilan Lodewyk Pusung Ungkap Pengelolaan Dapur MBG di Manado, OC Kaligis: Dapurnya Ada dan Memenuhi Syarat

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:45

​Kajari Bitung Hadiri FGD Evaluasi Restorative Justice di Kejati Sulawesi Utara

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:44

Pengawasan Ketat Korps Adhyaksa: Kejari Bitung dan Tiga Kejari Daerah Jalani Evaluasi Kinerja Serentak

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:16

Kasus Dugaan JADUP Siperkas Kian Memanas! Warga Tuntut Transparansi, Ketua BPG Sampaikan Keterangan Soal Penyaluran Bantuan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19

Sidang Kasus Dugaan Perambahan Hutan Lindung di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Janji Menyelamatkan Permainan Tradisional dari Layar Gawai

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:58

Sosial

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:39