Bitung | Tribuneindonesia.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1310/Bitung menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/05/26).
Langkah ini diawali dengan penerjunan sejumlah personel untuk mengikuti Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran dan Shalat Idul Adha yang dipusatkan di Lapangan Apel Pemkot Bitung, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Maesa.
Kehadiran aktif jajaran Kodim 1310/Bitung dalam apel gabungan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan TNI Angkatan Darat di wilayah hilir Sulawesi Utara.
Kegiatan ini dirancang strategis untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari gema takbiran hingga pelaksanaan salat Id, berjalan dalam koridor keamanan yang ketat dan tertib bagi masyarakat Kota Bitung.
Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa pengerahan pasukannya merupakan bentuk dukungan konkret terhadap Pemerintah Daerah dan Kepolisian Republik Indonesia.
Menurutnya, stabilitas keamanan selama momentum hari besar keagamaan tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus ditopang oleh kesiapan solid dari unsur militer.
“Melalui sinergitas yang kokoh antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, kami optimis seluruh rangkaian perayaan Idul Adha tahun ini dapat berlangsung aman. Prioritas kami adalah memberikan jaminan kenyamanan agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,”
ujar Letkol Inf Dewa Made DJ secara terpisah.
Dalam apel yang dipimpin oleh Kabagops Polres Bitung, AKP Novri Sadia, tersebut, personel Kodim 1310/Bitung berdiri beriringan bersama unsur pengamanan terpadu lainnya.
Pasukan gabungan ini melibatkan Satrol Kodaeral VIII, YTP 916/BS, Subdenpom Bitung, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta organisasi kemasyarakatan seperti Panji Yosua dan Senkom.
Fokus pengamanan Kodim 1310/Bitung bersama tim terpadu akan disebar secara taktis ke berbagai titik rawan dan fasilitas publik.
Selain area pemukiman dan masjid-masjid besar tempat pelaksanaan shalat, personel juga ditempatkan di pusat-pusat keramaian serta jalur lalu lintas utama guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan kamtibmas.
Salah satu perhatian utama dalam rencana operasi ini adalah pengawalan rute pawai malam takbiran yang diprediksi akan menyedot massa dalam jumlah besar.
Pengamanan ketat akan diberlakukan mulai dari titik start di depan Kantor Walikota, melewati landmark penting seperti Patung Cakalang, kawasan Girian, Markas Polres Bitung, hingga kembali berputar dan finis di pusat pemerintahan.
Selain memastikan aspek operasional di lapangan berjalan tanpa kendala, pihak Kodim 1310/Bitung juga menyelipkan pesan humanis kepada warga kota.
Dandim mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk proaktif menjaga ketertiban, merawat toleransi, dan saling menghormati di tengah hiruk-pikuk perayaan hari raya kurban tersebut.
Hingga berakhirnya prosesi apel, suasana di Lapangan Pemkot Bitung terpantau tertib dan dipenuhi dengan semangat soliditas yang tinggi.
Gelaran apel kesiapan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat keamanan, khususnya Kodim 1310/Bitung, telah sepenuhnya siap mengawal ketenteraman wilayah sepanjang momentum Idul Adha 2026. (kiti)



















