Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas Soroti Pengadaan Mobil Dinas BRA di Tengah Krisis Kemanusiaan Aceh

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh/Tribuneindonesia.com

Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, menilai kebijakan pengadaan mobil dinas senilai sekitar Rp20 miliar di Badan Reintegrasi Aceh (BRA) tidak tepat dilakukan saat Aceh masih berada dalam fase pemulihan bencana dan krisis kemanusiaan.

Menurut Arizal, keputusan tersebut mencerminkan lemahnya penentuan skala prioritas anggaran serta kurangnya sensitivitas fiskal terhadap kondisi riil masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

“Ketika sebagian masyarakat kehilangan tempat tinggal, infrastruktur rusak, dan kebutuhan dasar belum sepenuhnya tertangani, belanja mobil dinas bernilai puluhan miliar rupiah tentu menimbulkan pertanyaan besar di ruang publik,” ujar Arizal kepada Detik Peristiwa, Jumat, 23 Januari 2026.

Ia menegaskan, persoalan ini bukan semata-mata menyangkut prosedur pengadaan, melainkan menyentuh arah kebijakan anggaran pemerintah daerah dalam situasi darurat. Menurutnya, setiap rupiah anggaran publik seharusnya diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat terdampak bencana.

“Anggaran publik di masa krisis tidak cukup hanya patuh pada aturan administratif, tetapi juga harus mencerminkan keberpihakan moral negara kepada rakyatnya,” kata Arizal.

Lebih lanjut, Arizal menyoroti posisi BRA sebagai lembaga yang lahir dari mandat kemanusiaan dan reintegrasi pascakonflik. Ia menilai setiap kebijakan anggaran BRA semestinya merefleksikan empati, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap penderitaan masyarakat, bukan justru memperlebar jarak antara birokrasi dan realitas rakyat.

Baca Juga:  Tepung Tawar Jamaah Haji Batang Kuis Berlangsung Khidmat dan Tertib

“BRA dibentuk untuk memulihkan martabat dan kesejahteraan masyarakat, terutama korban konflik dan kelompok rentan. Karena itu, kebijakan belanjanya harus mencerminkan semangat tersebut,” ujarnya.

Atas dasar itu, Arizal mendorong Sekretaris Daerah Aceh selaku koordinator pengelolaan keuangan daerah, serta pimpinan BRA, untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait dasar kebutuhan, urgensi, dan pertimbangan kebijakan pengadaan mobil dinas tersebut.

Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk masukan konstruktif demi perbaikan tata kelola keuangan daerah, bukan untuk menyudutkan institusi atau pihak tertentu.

“Transparansi adalah kunci. Tanpa penjelasan yang terbuka, publik berhak menilai bahwa pemerintah daerah belum sepenuhnya peka dalam menempatkan prioritas anggaran di tengah kondisi darurat,” tegasnya.

Arizal juga mendorong agar evaluasi prioritas belanja dilakukan secara terbuka dan berkelanjutan dengan melibatkan perspektif kebencanaan serta kebutuhan riil masyarakat terdampak.

“Dalam masa bencana, kebijakan terbaik adalah kebijakan yang paling mendekatkan negara kepada rakyatnya,” pungkas Arizal.

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26