Ketua JASA Bireuen Kecam Beredar Isu Hoaxs Video Pembina JASA Terima Dana 4 Milyar

- Editor

Selasa, 1 April 2025 - 03:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BIREUEN |Tribuneimdonesia.com.
Berkenaan dengan video yang beredar diisukan bahwa M. Jhoni selaku pembina Yayasan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) mengenai video beredar cepat dan viral di medsos tiktok bahwa pembina JASA M. Jhoni pernah menerima uang sebanyak 4 Milyar untuk anak yatim dan fakir miskin di Aceh, bahwa berita itu hoaks maka perlu saya tanggapi dan meminta bukti yang jelas dari pihak yang bersangkutan.

Hal itu disampaikan Ketua JASA Bireuen, Tgk Mauliadi kepada media ini, Senin 31 Maret 2025.

“Atas dasar apa pihak yang bersangkutan membuat pernyataan seperti itu? Sedangkan yang mengelola uang di Pemerintah Aceh ada Dinas dan SKPA tertentu mana mungkin uang pemerintah yang harus di pertanggung jawab dengan pusat disalurkan secara tidak terukur, “tegasnya.

“Pernyataan yang tidak berdasar dapat menimbulkan kesalahpahaman dan fitnah di masyarakat dan merusak reputasi yang telah kami bangun dengan susah payah selama ini dan sangat merugikan kami “ucap tgk Mauliadi.

Baca Juga:  ‎HRD Serap Aspirasi dan Buka Puasa Bersama Pengungsi Simpang Mulia, Jembatan Gantung dan dan Jalan Jadi Prioritas

Pencemaran nama baik seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Hal ini tidak hanya berdampak pada individu tertentu, tetapi juga terhadap citra dan kredibilitas lembaga kami secara keseluruhan.

Oleh Karena itu, saya selaku Ketua DPW Jasa Aceh kabupaten bireuen menginstruksikan kepada seluruh bangsa aceh jangan terprovokasi dengan tuduhan yang tidak mendasar.

“Kami DPW JASA Bireuen menyesalkan tuduhan tersebut terhadap lembaga kami, karena selama ini lembaga kami belum pernah mengelola uang pemerintah, kami mengingatkan pihak tersebut sebagai bentuk kecaman terhadap pihak yang bersangkutan, “lanjutnya.

Dalam video tersebut, sampaikan dengan tegas bahwa kita tidak akan tinggal diam atas fitnah yang merugikan lembaga kami.

“Selain itu, kami juga menuntut agar yang bersangkutan bertanggung jawab atas video tersebut. sudah sepatutnya pihak yang bersangkutan untuk segera meminta maaf secara terbuka, “pungkas nya.(Adi S)

Berita Terkait

Penyerahan Aset Renovasi Puskesmas Langsa Barat Berjalan Tertib, Pengelolaan Kekayaan Negara Ditegaskan
Pemimpin Bukan Mengubah-Ubah Kurikulum, Tapi Membangun Fondasi yang Kuat
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Wartawan Gayo Gelar Lomba Photo dan Karya Tulis Jurnalistik
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah
Dr. Dedy Cahyadi, S.SiT., MT. Berhasil Raih Gelar Doktor dari ITL Trisakti
Guru adalah Pahlawan Sesungguhnya yang Membangun Peradaban Bangsa
Arief Martha Rahadyan Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Gelar Bakti Sosial di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:20

TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Stok Menipis, Harga Semen di Aceh Melambung hingga Rp90 Ribu per Zak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:03

Mengangkat Rasa Nusantara, Menghidupkan Kuta: Gerakan Baru Industri F&B Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06

BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:36

BUPATI SIMEULUE RESMIKAN CAR FREE DAY, DORONG SILATURAHMI DAN PENGGERAK EKONOMI UMKM*

Senin, 10 Agustus 2026 - 03:48

LAPAS KLAS III SIMEULUE OPTIMALKAN PEMBINAAN WARGA BINAAN PERKUAT PROGRAM KEROHANIAN DAN KETAHANAN PANGAN

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:29

Al Amin, S.Pd., M.Si Kepala UPTD KPH Wilayah X Aceh Mengucapkan DIRGAHAYU HUT RI KE-81 BERSATU BERDAULAT, RAKYAT SEJAHTERA, INDONESIA MAJU🇮🇩

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:18

HUT IWO ke-14, IWO Bali Perkuat Komitmen: Pers Merdeka, Organisasi Makin Solid

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:58

KELUARGA 8 TERDAKWA KASUS DUGAAN PEMALSUAN STNK DAN MOTOR BODONG DI SIMEULUE DESAK PENEGAKAN ASAS PERSAMAAN HUKUM*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x