Ketua Apdepsi Gandapura Menyesalkan Pernyataan Oknum,Kerja Keuchik Bagi BLT Seperti Pencuri.

- Editor

Kamis, 3 April 2025 - 04:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BIREUEN |Tribuneimdonesia.com.
Setelah di tayangkan di salah satu media Jelang Lebaran yang mana salah satu Keuchik di kecamatan Gandapura Bayar BLT Pakai Uang Pribadinya dan Link berita tersebut di bagikan ke salah satu ke grup wartawan. Ada Oknum inisial ” M ” membalas isi berita tersebut dengan kalimat yang sangat menyudutkan keuchik.Cara kerja bagi BLT seperti pencuri,

Kata Oknum ” M ” tersebut Membagi BLT yang benar,semua penerima BLT panggil ke kantor, Meunasah serahkan langsung sesuai dengan jumlah orang yang mendapat BLT, serta di saksikan oleh perangkat,Tuha Peut, Babinsa, Tokoh adat dan didokumentasi, kalau langsung diantar kerumah warga itu tidak transparan .

Oknum ” M ” tersebut mengatakan,long 17 Thon Keuchik hantom krek krok,Raya peugah Ngon peubutoi pane meunan,(artinya : dia 17 Tahun sudah pernah menjadi Kepala Desa tidak ada ribut-ribut, jangan besar ngomong, sementara kerja nya saat kita lihat tidak ada begitu )

tidak tahan Keuchik di katakan dengan kalimat bertulisan Keuchik maling, pencuri. Salah seorang keuchik langsung membalas dengan kalimat bahasa aceh “,biasa lamdonya Nyoe Keuchik cit mandum pencuri,cuma meunyoe tanyoe tanyoe na ranah dalam pemerintah Level kabupaten rame lage perampok kebiasaan meunang, balas seorang Keuchik yang tidak senang di katakan pencuri. (Arti nya : biasa di dunia ini semua Keuchik pencuri, hanya bila kita ada ranah dalam pemerintah Level kabupaten banyak seperti perampok , kebiasaan seperti itu).

Baca Juga:  Dana Desa Belum Cair, Warga Samuti Makmur Bahu Membahu Kumpul Uang Beli Sembako untuk Warga Miskin

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Gandapura sekaligus Keuchik Gampong Tanjong Raya Mauliadi kepada media ini Kamis 3 April 2025. Mengatakan menyesalkan pernyataan oknum “M ” di grup tersebut,

Padahal Keuchik di Gandapura dalam membantu warganya untuk penerima BLT dengan dana pribadi,malah di tuding keuchik tersebut seperti pencuri, kalau keuchik di tingkat gampong yang rela meminjamkan uang pribadi kepada warga seperti yang dilakukan oleh keuchik di Gandapura lantas orang orang di Kabupaten itu siapa apakah sama juga dengan Perampok ? kalau Keuchik di anggap seperti pencuri, maka saya sebagai Apdesi menganggap mereka oknum ” M ” tersebut perampok.

Mauliadi menambahkan selama ini pencairan Dana Desa penyaluran BLT untuk warga di 40 Desa turut di hadiri Muspika kecamatan Gandapura dan perangkat desa

Padahal sudah di jelaskan pembagian BLT untuk fakir miskin dengan di pinjami sementara uang pribadi Keuchik, Agar penyaluran BLT, semoga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di hari raya idul fitri, kenapa Keuchik Gandapura tersebut memakai dana pribadi nya? karena dana desa belum cair, sebagai Keuchik berusaha mencari solusi yang terbaik untuk warganya apalagi untuk fakir miskin, setiap Keuchik punya cara masing masing untuk menolong warganya, apalagi dipinjami sementara sambil menunggu anggaran Dana Desa cair,pungkas Mauliadi. (Adi) S

Berita Terkait

HMI Ungkap Dugaan Peran Oknum Internal dalam Aksi Mogok Nakes RSUD Datu Beru
Pastikan Warga Aman, AKBP Albert Zai Instruksikan Pengamanan Intensif di Wilayah Bitung
TNI AL Tindak Tegas 5 Oknum Prajurit Penganiaya Warga di Melonguane
Yonif TP 837/KT Bersama Babinsa dan Yonif 113/JS Bahu Membahu Membersihkan Rumah Lansia Pasca Banjir di Aceh
Prof Dr H Sumaryoto : Pemilihan Daerah yang Berlandaskan Demokrasi
TABLIGH AKBAR DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ISRA MI,RAT NABI MUHAMMAD SAW 1447 H /2026 DI MASJID AGUNG ATTAQWA
Perkuat Karakter Siswa, Team Tarsius Polres Bitung Edukasi Taruna SMKP Pelita Bahari
Putra HRD Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat di Peusangan Selatan
Berita ini 384 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:07

Belum Genap Setahun, Tiga Pekerja Tewas di PLTU Kelolaan PLN NPS

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:09

Diduga Tidak Sesuai Standar Kontruksi: Belum serah Terima ke Penerima Manfaat ( Rosmini) Udah Ambruk

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:16

SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:15

Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut Pindahkan Napi Korupsi ke Nusakambangan

Kamis, 22 Januari 2026 - 01:52

KAKI: Kasus Kuota Haji Harus Dilihat Utuh, KPK Diminta Perlakukan Gus Yaqut Secara Adil

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:58

Lambatnya, Pendataan Rumah Hunian Sementara Korban Banjir Makin Berat, Kepala Daerah Harus Bertanggung Jawab

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:56

Forum Komunikasi Lalu Lintas Jakarta Barat Perkuat Koordinasi Penanganan Kemacetan dan Keselamatan Jalan

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54

Diduga Tiga Kecamatan Diselimuti Masalah MBG, GOWIL Dorong Blacklist Yayasan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Harapan dari Sei Rotan

Minggu, 25 Jan 2026 - 02:29

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x