Kepala Sekretariat Daerah Pidie, Drs. Samsul Azhar, Tegaskan Gerakan Percepatan Penurunan Stunting Butuh Kerja Sama Semua Pihak

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie|Tribuneindonesia.com

Sigli-Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pidie Tahun 2025 di Aula DP3AKB, Kepala Sekretariat Daerah (Sekda) Pidie, Drs. Samsul Azhar, mengawali sambutannya dengan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir atas kontribusi mereka dalam rapat tersebut.Kamis,7/8/25

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB, Nurhanisah, S.IP.; Plt. Kadinkes Pidie, dr. Muhammad Dwi Wijaya; serta seluruh kepala SKPK dan camat se-Kabupaten Pidie .

Drs. Samsul Azhar menegaskan bahwa stunting merupakan masalah esensial yang memiliki dampak jangka panjang pada kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, intervensi perlu bersifat spesifik, sensitif, dan terintegrasi lintas sektor . Ia juga menyebutkan bahwa telah ada Perpres No. 72 Tahun 2021 beserta RAN‑Pasti sebagai pedoman pusat-daerah-desa dalam pelaksanaan program ini .

Baca Juga:  Pangan Murah dan Cek Kesehatan, Warga Batang Kuis Antusias Sambut Program Pemkab Deli Serdang

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa percepatan penurunan stunting bukan tugas satu pihak saja, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan dan pemangku kepentingan . Ia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan komitmen melalui kerja nyata, kerja keras, cerdas, tuntas, dan berkualitas, serta menerapkan 8 Aksi Konvergensi Stunting guna memastikan intervensi gizi yang tepat sasaran bagi keluarga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) .

“Saat ini, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat penyusunan APBK Tahun 2025 maupun 2026 agar titik-titik lemah evaluasi pelaksanaan program dapat diperbaiki. Targetnya: penurunan stunting Kabupaten Pidie harus menampakkan perubahan signifikan di akhir 2025,” demikian harapnya .

Berita Terkait

Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:08

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 04:59

Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku

Rabu, 9 September 2026 - 03:12

Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru, Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik

Senin, 7 September 2026 - 22:22

Babinsa Koramil 01/Bireuen Tanamkan Cinta Tanah Air kepada Generasi Muda

Senin, 7 September 2026 - 06:00

Nekat Curi Motor di Kuta Selatan Dua Pemuda di Amankan URC Jatanras Polda Bali

Jumat, 4 September 2026 - 13:58

Polres Bireuen Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Gelar Tausiah dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 3 September 2026 - 12:42

Dandim 1310/Bitung Tegaskan Sinergitas Kunci Sukses Penanggulangan Karhutla di Bitung

Kamis, 3 September 2026 - 11:07

Polres Bitung Apresiasi Penghibahan Lahan Makam Gratis Seluas 1.700 Meter Persegi oleh IPTU Iskandar

Berita Terbaru

Headline news

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:08

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x