KAKI Aceh Dukung Mualem Tutup Aktivitas Tambang Ilegal

- Editor

Selasa, 30 September 2025 - 02:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | TribuneIndonesia.com

Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, dalam menutup seluruh aktivitas tambang ilegal yang masih marak beroperasi di berbagai wilayah Aceh.

Sekretaris KAKI Aceh, Purn TNI Zulsyafri, menegaskan bahwa tambang ilegal selama ini tidak memberikan manfaat bagi daerah. Sebaliknya, aktivitas tersebut hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, memicu konflik sosial, serta menciptakan kerugian jangka panjang bagi masyarakat.

 “KAKI Aceh mendukung penuh pernyataan Gubernur Mualem. Tambang ilegal bukan membawa manfaat, melainkan hanya petaka. Sudah saatnya ditutup total demi kepentingan daerah dan rakyat Aceh,” ujar Zulsyafri kepada wartawan, Senin (30/9).

Ia mendesak pemerintah Aceh bersama aparat penegak hukum segera melakukan langkah nyata dalam penertiban. Penutupan tambang ilegal harus disertai dengan pengawasan ketat agar tidak ada lagi aktivitas pertambangan yang berjalan tanpa izin resmi.

Baca Juga:  Gerindra Sumut Berbagi 1.000 Paket Beras untuk Driver Ojol

Selain itu, Zulsyafri juga mengingatkan pentingnya menyiapkan solusi alternatif bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari tambang ilegal. Menurutnya, penertiban tidak boleh meninggalkan rakyat tanpa mata pencaharian.

“Penertiban harus diiringi solusi ekonomi lain, agar masyarakat tidak kehilangan sumber penghasilan. Pemerintah harus hadir dengan program pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.

KAKI Aceh juga menyerukan agar tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ikut mendukung langkah Gubernur. Dukungan kolektif ini diyakini dapat menjadi titik balik dalam upaya menyelamatkan lingkungan Aceh dari kehancuran akibat tambang ilegal.

 “Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, kebijakan menutup tambang ilegal akan menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus masa depan rakyat Aceh,” pungkas Zulsyafri. (##)

Berita Terkait

Wakil Bupati Membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP se Kabupaten Simeulue .
Dugaan Penguasaan Alsintan APBN Hampir Dua Tahun, GRPK dan P2BMI Sumut Desak Evaluasi Kinerja Intelijen Kejari Deli Serdang
Siswa Diduga Dilarang Ujian karena Tunggakan SPP, Sekolah Diminta Klarifikasi
BEM USU Gugat Kebijakan Nasional, DPRD Sumut Didesak Bawa Aspirasi ke Pusat
Di Tengah Gelombang Kritik, RSUD Aceh Singkil Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat
PJU Padam, Jalan Sultan Serdang dan Balai Desa Sena Rawan Gangguan Keamanan
Semangat Gotong Royong Warga Seureke Perbaiki Akses Jalan
Dugaan Korupsi Mengemuka, Tersangka Tak Kunjung Ada: Ketua LKGSAI Saidul Angkat Bicara
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:10

HRD Ikut Rapat Banggar DPR RI, Soroti Rupiah yang Terus Melemah

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:08

HRD Ikut Rapat Banggar DPR RI, Ini Pembahasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:55

Sinergi Kodaeral VIII dan BI Sulut: KRI Selar-879 Siap Sukseskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:09

​Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Kericuhan, Massa Dipukul Mundur dengan Gas Air Mata

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01

​Hadiri Ibadah Syukur Dua Jemaat GMIM, Hengky Honandar Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:35

​Kurang dari 24 Jam, Polsek Aertembaga Ringkus Pelaku Penikaman di Winenet Satu

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:39

​AKBP Albert Zai Turun Lapangan, Semarak Kapolres Cup Bitung Makin Sengit

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:41

Kilas Balik Sejarah: Mengapa 1 Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Islam?

Berita Terbaru

Sosial

HRD Ikut Rapat Banggar DPR RI, Ini Pembahasannya

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:08

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x