HRD : Bupati Jangan Terlena Dengan Agenda Seremonial

- Editor

Sabtu, 1 November 2025 - 12:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN /Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan M Daud (HRD), mengajak para kepala daerah, khususnya Bupati di Aceh, untuk proaktif menjemput berbagai program pembangunan di pusat dan provinsi.

Khususnya kepada Bupati Bireuen, agar tidak terlena dengan kegiatan seremonial seperti potong pita penyerahan rumah dhuafa yang dibangun dengan dana desa atau acara-acara seremonial lainnya.

Menurut HRD, di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas dan ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat, kepala daerah dituntut untuk lebih progresif dalam menjemput program-program strategis dari APBN dan APBA Provinsi Aceh.

“Agenda sosial seperti pembangunan rumah dhuafa memang baik, tetapi jangan sampai menjadi fokus utama yang bersifat seremonial saja. Kepala daerah harus mampu berpikir lebih luas dan bergerak cepat untuk membawa program pembangunan skala besar dari pusat maupun provinsi,” ujar HRD, saat membuka Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (1/11/2025).

HRD menyebutkan, keterbatasan fiskal daerah bukan alasan untuk diam, melainkan tantangan untuk meningkatkan inovasi dan jejaring kerja lintas kementerian serta pemerintah provinsi.

HRD menambahkan, peluang dana infrastruktur, sosial, dan ekonomi dari kementerian teknis masih terbuka lebar bagi daerah yang proaktif dan memiliki perencanaan yang jelas.

Baca Juga:  Rektor UNINDRA Prof Dr H Sumaryoto; Fungsi Media Sosial di Pendidikan ada Positif dan Negatif

“Banyak program APBN yang bisa masuk ke Bireuen kalau kepala daerah mau menyiapkan proposal, DED (Detail Engineering Design), dan komunikasi aktif dengan pemerintah pusat. Jangan hanya menunggu, tapi harus menjemput,” tegasnya.

HRD mencontohkan, sejumlah kabupaten lain di Aceh yang berhasil mendapatkan dukungan besar dari dana APBN, karena kepala daerahnya aktif melakukan lobi dan koordinasi lintas lembaga.

Menurut HRD, pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak dapat hanya mengandalkan APBK (Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten). Diperlukan langkah strategis dengan memperkuat kolaborasi antar-level pemerintahan.

“Keterbatasan fiskal daerah itu nyata, sehingga Bupati dan jajarannya wajib mencari alternatif pembiayaan, baik melalui skema dana alokasi khusus, pinjaman daerah, maupun kemitraan dengan pihak swasta yang sehat dan transparan,” tambah Bupati Bireuen Periode 2012-2017 itu.

Rakyat butuh hasil nyata, bukan sekadar acara potong pita. Kepemimpinan sejati itu terlihat dari kemampuan membawa manfaat besar bagi masyarakat melalui kerja konkret dan kebijakan progresif. (*)

Berita Terkait

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 09:15

Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Berita Terbaru