TribuneIndonesia.com I Marindal-Kemandirian dan partisipasi warga menjadi fondasi pembangunan Kantor Desa Marindal II di Kecamatan Patumbak. di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, Marindal II menghadirkan model pembangunan berbasis swadaya yang mendapat apresiasi langsung dari Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan.
apresiasi tersebut disampaikan saat Bupati menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Marindal II di Jalan Fokrat Raya, Dusun IX, Rabu (4/6/2026). Pembangunan kantor desa itu berdiri di atas lahan seluas 800 meter persegi yang dihibahkan keluarga Malem Ukur Tarigan, sementara pembiayaan pembangunan berasal dari gotong royong warga dan dukungan berbagai pihak.
Bupati menilai pembangunan tersebut menjadi contoh nyata kuatnya kepedulian sosial masyarakat dalam mendukung kemajuan desa. Menurutnya, tidak banyak desa yang mampu membangun fasilitas pelayanan masyarakat melalui kekuatan kolektif warga tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah.
saya berharap hibah tanah ini menjadi amal jariah dan kenangan terbaik bagi keluarga besar Bapak Malem Ukur Tarigan serta masyarakat Desa Marindal II. Jarang kita melihat pembangunan kantor desa yang lahir dari semangat gotong royong masyarakat seperti ini,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, kantor desa yang sedang dibangun nantinya harus menjadi pusat pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan berkualitas. Karena itu, kepercayaan yang telah diberikan warga melalui dukungan moril maupun material harus dijaga dengan pelayanan yang semakin baik.
Ia juga menjelaskan, pembangunan dapat diperkuat melalui pemanfaatan dana bagi hasil pajak apabila seluruh aspek legalitas tanah dan administrasi telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Namun demikian, kekuatan utama pembangunan tersebut tetap berada pada semangat kebersamaan masyarakat yang telah terbangun.
Sepanjang alas haknya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, dana bagi hasil pajak dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kantor desa. Yang terpenting adalah semangat swadaya masyarakat yang menjadi fondasi pembangunan ini tetap terjaga,” katanya.
Kepada Kepala Desa Marindal II, Jufri Antono, Bupati berpesan agar amanah masyarakat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan. menurutnya, kantor desa yang dibangun dari kontribusi warga harus menjadi ruang pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
besarnya jumlah penduduk Desa Marindal II yang mencapai sekitar 5.600 kepala keluarga dinilai menjadi kekuatan strategis dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Potensi tersebut, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi modal sosial yang kuat dalam mendukung berbagai program pembangunan ke depan.
Kepala Desa Marindal II, Jufri Antono, menyebut pembangunan kantor desa merupakan kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan pelayanan administrasi yang semakin kompleks. Karena itu, dukungan masyarakat dan para pengusaha asal Marindal II menjadi energi utama dalam merealisasikan pembangunan tersebut.
Menurutnya, antusiasme warga menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap pembangunan desa. Dukungan yang mengalir dari berbagai elemen masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan efektif ketika tumbuh dari kesadaran bersama.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Akta Hibah Tanah dari Malem Ukur Tarigan kepada Desa Marindal II. Hibah tersebut menjadi landasan hukum pembangunan kantor desa yang diharapkan mampu menunjang pelayanan dan aktivitas pemerintahan desa secara lebih optimal.
Malem Ukur Tarigan menegaskan tanah yang diserahkan bersama keluarga diberikan secara ikhlas demi kepentingan masyarakat. Ia berharap keberadaan kantor desa yang baru nantinya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Marindal II serta menjadi warisan kebaikan bagi generasi mendatang (Ilham Gondrong)















