Bekala dan Jalan Panjang Pengembang

- Editor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Arus pembangunan Kota Mandiri Bekala memasuki lembaran baru. Pengembang mulai melepas penguasaan atas berbagai aset lingkungan kepada otoritas daerah. Langkah itu membuka pertanyaan lama.seberapa siap kawasan permukiman baru berpindah dari kendali perusahaan menuju pengelolaan negara tanpa mengurangi mutu layanan bagi para penghuni.

Pertanyaan tersebut mengemuka saat Direktur PT Propernas Nusa Dua, Rizqi Aswaransyah Pratama, bertemu dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Lom Lom Suwondo, Pada Rabu, 5 Agustus 2026. Agenda utama berisi perkembangan penyerahan aset kawasan yang dibangun bertahap sejak proyek itu bergulir.

Tahap pertama telah mencakup fasilitas lingkungan Cluster Camellia. tahap berikutnya diarahkan kepada fasilitas Cluster Elaeis, termasuk lahan seluas 1.500 meter persegi yang disiapkan bagi PDAM TirtaDeli.

Rencana berikutnya memiliki skala lebih besar. Pengembang menyiapkan lahan sekitar tiga hektare untuk sekolah, puskesmas, serta tempat ibadah. Area lain seluas sekitar 2,5 hektare disediakan bagi Tempat Pemakaman Umum.

Data pengembang menunjukkan sekitar 1.800 unit rumah telah berpindah ke tangan pembeli. Tiga klaster juga telah tersambung jaringan PDAM TirtaDeli. Angka-angka itu memperlihatkan kawasan tersebut telah berkembang jauh melampaui tahap pemasaran.

Peralihan aset selalu menyisakan pekerjaan panjang. Jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka, utilitas, hingga fasilitas sosial menuntut biaya pemeliharaan rutin. Setelah aset berpindah, tanggung jawab berpindah pula. Persoalannya tidak lagi berhenti pada pembangunan fisik, melainkan kemampuan menjaga kualitas kawasan bertahun-tahun setelah proyek selesai dipasarkan.

Baca Juga:  Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra Lantik Suhartini Sebagai Sekda Kota Langsa

Rizqi menyebut pengembang juga menghimpun Pajak Bumi dan Bangunan secara komunal. Dana itu diharapkan membantu proses pemeliharaan fasilitas setelah pengelolaan berpindah. Pola tersebut kerap menjadi penyangga transisi pada kawasan permukiman skala besar.

Di sisi lain, pengembang mengajukan sejumlah kebutuhan infrastruktur. Pelebaran akses menuju Simalingkar A dan Simpang Lau Cih, perkerasan jalan menuju lahan Koperasi Desa Merah Putih, serta trase alternatif menuju Namo Bintang masuk daftar usulan prioritas. Infrastruktur itu dinilai menentukan kelancaran mobilitas penghuni sekaligus nilai kawasan pada masa mendatang.

Dr. H. Asri Ludin Tambunan menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut menyesuaikan kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah. Ia juga menilai kualitas kawasan perlu dipertahankan agar kenyamanan penghuni tidak menurun setelah pengelolaan fasilitas berpindah.

Lom Lom Suwondo menilai pengembangan Kota Mandiri Bekala memberi pilihan hunian bagi masyarakat serta ikut mendukung Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.

Perjalanan Kota Mandiri Bekala kini memasuki fase yang kerap luput dari perhatian. membangun rumah relatif mudah dibanding menjaga kawasan tetap layak dihuni puluhan tahun. Ujian sesungguhnya baru dimulai ketika aset berpindah tangan dan seluruh janji pembangunan harus bertemu dengan pekerjaan pemeliharaan setiap hari.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Irigasi dan Sawah Baru di Tanah Deli
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kapolres Aceh Timur Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi di Apel Pagi
Desa Bakaran Batu Jalani Evaluasi PHBS Tingkat Provinsi Sumut
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan
Cegah Penyimpangan Pengadaan dan Hibah, PALA serta P3K Aertembaga Ikuti Edukasi Hukum
Pemdes Desa Mesjid Salurkan 8.910 Kg Beras kepada 297 Keluarga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:28

Komitmen Lingkungan Bersiaga, Lapas Bitung Dukung Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan

Selasa, 22 September 2026 - 03:58

Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api

Senin, 21 September 2026 - 17:42

Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD

Senin, 21 September 2026 - 13:49

Jalan Penghubung Desa Mesjid Paya Gambar Hancur dan Minim Penerangan, Keselamatan Warga Dipertaruhkan, Dinas Terkait Didesak Bertindak

Senin, 21 September 2026 - 13:36

Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan

Senin, 21 September 2026 - 12:18

Rumah Miliaran Anggota DPRD Deli Serdang Inisial M Disorot, Cek SIMBG Ungkap Belum Ajukan PBG

Senin, 21 September 2026 - 08:09

Seluas 3 Hektare Sawah Diduga Dikuasai Oknum Dewan Deli Serdang Berinisial M Pak Haji Merasa Dizalimi

Senin, 21 September 2026 - 05:57

Kasus Pengeroyokan tak kunjung terang! Keluarga Desak Polsek Medan Tembung Buka Tabir Penanganan Perkara

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Irigasi dan Sawah Baru di Tanah Deli

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:57