Bitung | Tribuneindonesia.com – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangkasan prajurit dalam menghadapi situasi darurat, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II menggelar kegiatan Pembinaan Operasi dan Latihan (Binopslat) di bidang Penanggulangan Kebakaran (Damkar) serta Penyelamatan Emergency Kapal (PEK) Tahun 2026.
Agenda krusial yang berlangsung pada Kamis (2/7/26) pagi ini, diselenggarakan dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung.
Latihan yang dipusatkan di Ruang Rapat Daguskamla Koarmada II Bitung tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor yang cukup solid.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jalannya pembekalan diikuti secara intensif oleh jajaran Dinas Damkar Bitung, prajurit Daguskamla Koarmada II, hingga anggota Pramuka Saka Bahari Bitung yang turut ambil bagian untuk menimba ilmu keselamatan.
Dalam sesi penyampaian materi, Sekretaris Damkar Bitung, Nimrot, hadir sebagai salah satu pembicara utama.
Ia memaparkan secara detail mengenai tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta prosedur taktis tindakan penyelamatan (rescue) saat terjadi bencana kebakaran, sehingga para peserta memiliki pemahaman yang matang sebelum melakukan praktik di lapangan.
Secara struktural, jalannya latihan ini dikomandani langsung oleh Laksma TNI Edy Setiawan, S.E., selaku Danguskamla Koarmada II yang bertindak sebagai Pimpinan Umum Latihan.
Di jajaran pengawas, terdapat Perwira Penasehat Latihan yang diisi oleh Kolonel (P) Irwan Aditya Winarno, S.Hub.Int. (KAS Guskamla Koarmada II) bersama Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla (Asops Danguskamla Koarmada II).
Sementara itu, bertindak sebagai Perwira Pelaksana Latihan (Papelat) adalah Lettu Laut (S) Ahmad Rudi Wicaksono, yang sehari-hari menjabat sebagai Paur Tu Sops Guskamla Koarmada II.
Rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 08.30 WITA yang dibuka secara resmi oleh Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, M.Tr.Opsla.
Tak lama berselang, pada pukul 08.40 WITA, Kolonel (P) Irwan Aditya Winarno, S.Hub.Int. memberikan sambutan pembuka yang menekankan pentingnya sinergi antarlini dalam meminimalkan potensi kerugian akibat insiden kebakaran.
Memasuki sesi klasikal tim materi dari Damkar Bitung memberikan pembekalan teori, yang kemudian dilanjutkan dengan paparan materi medis dari Tim Kesehatan RSAL Dr. Wahyu Slamet Bitung.
Memasuki pukul 10.00 WITA, seluruh peserta, termasuk unsur pendukung dari Dishub Bitung, langsung diarahkan untuk mengikuti simulasi taktis penggunaan APAR.
Setelah jeda istirahat minum, intensitas latihan meningkat, melalui simulasi skala penuh yang melibatkan operasional kendaraan pemadam kebakaran secara langsung.
Seluruh rangkaian instruksi tersebut diikuti dengan saksama oleh seluruh pelaku latihan, yakni prajurit Guskamla Koarmada II dan anggota Saka Bahari, di bawah bimbingan para pelatih Damkar Bitung serta pengawasan Tim Kesehatan RSAL Dr. Wahyu Slamet Bitung.
Sementara itu, Seluruh rangkaian Binopslat dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan lancar.
Kegiatan ini dinilai sukses mencapai sasaran utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan prajurit Guskamla Koarmada II dalam mengatasi kebakaran.
Selain itu, latihan ini berhasil memperkuat mekanisme koordinasi, komunikasi, sekaligus memastikan seluruh personel mahir dalam mengoperasikan peralatan penanggulangan kebakaran modern. (kiti)















