​Ritual Air Kembang dan Sinyal Reformasi Kultural di Polres Bitung

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comLapangan Apel Kepolisian Resor Bitung tampak riuh oleh suasana tak biasa pada Selasa pagi, 30 Juni 2026.

Puluhan personel berbaris rapi, bersiap menerima ganjaran atas loyalitas yang mereka tunjukkan selama ini. Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 itu bergulir dengan ritme yang khidmat, namun sarat akan kehangatan kekeluargaan.

​Bagi institusi Korps Bhayangkara, momentum ini bukan sekadar seremoni musiman berganti atribut. Kenaikan pangkat dinilai sebagai bentuk penghargaan paling realistis atas dedikasi tanpa pamrih para personel di lapangan.

Mereka adalah ujung tombak yang saban hari bertaruh peluh demi menjalankan fungsi proteksi dan pelayanan publik.

​Di mimbar utama, Kepala Polres Bitung Ajun Komisaris Besar Polisi Albert Zai berdiri tegak sebagai Inspektur Upacara.

Kendali taktis jalannya upacara diserahkan kepada Inspektur Satu Novy Pamula selaku Komandan Upacara, sementara Ajun Komisaris Polisi Shirley B.D. Mangelep bertindak sebagai Perwira Upacara.

​Gerbong pejabat Polres Bitung pun tampak komplet di lokasi. Terlihat Wakil Kapolres Kompol J.H. Daniel Korompis bersanding bersama barisan pejabat utama dan para Kapolsek jajaran. Kehadiran mereka menegaskan soliditas internal yang tengah dipupuk kuat di tubuh Polres Bitung.

​Warna merah muda seragam Bhayangkari ikut memberi nuansa berbeda di tepi lapangan.

Ketua Bhayangkari Cabang Bitung Ny. Detta Albert Zai dan Wakil Ketua Ny. Sjeanet Korompis hadir langsung, memimpin para pengurus untuk memberikan sokongan moral bagi para suami yang tengah meniti tangga karier.

​Bukan jumlah yang sedikit, ada 24 personel Polres Bitung yang mendapat restu kenaikan pangkat kali ini.

Langkah progresif karier puluhan polisi tersebut dilegalkan secara resmi melalui surat keputusan yang diteken oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.

Baca Juga:  ​Polres Bitung Perkuat Aspek Spiritual Personel Melalui Peringatan Isra Mi’raj 1446 H

​Menelisik rincian datanya, pergeseran tongkat kepangkatan didominasi oleh korps bintara tinggi. Sebanyak 10 personel tercatat berhasil menembus pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) setelah sebelumnya menyandang pangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).

​Selanjutnya, struktur eselon di bawahnya mencatat 5 personel yang naik kelas dari Brigadir Polisi Kepala (Bripka) menjadi Aipda.

Melengkapi daftar tersebut, ada 9 personel junior yang berhak mengganti tanda pangkat mereka dari Brigadir Polisi Dua (Bripda) menjadi Brigadir Polisi Satu (Briptu).

​Saat memberikan wejangan, AKBP Albert Zai tidak ingin anggotanya jemawa.

Ia menggarisbawahi dengan tebal bahwa pangkat baru berbanding lurus dengan beban moral yang kian berlipat.

Profesionalisme performa di lapangan kini menjadi taruhan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.


​”Kenaikan pangkat adalah bentuk kepercayaan institusi. Jadikan pangkat yang baru sebagai motivasi untuk terus meningkatkan loyalitas, disiplin, integritas, dan profesionalisme,”

ujar Albert, mengingatkan bawahannya agar tak terlena dengan kenyamanan seragam baru.


Perwira menengah itu juga menyelipkan diktat penting mengenai konsep Polri Presisi.

Albert menuntut adanya reformasi kultural yang riil, mulai dari perubahan pola pikir hingga tindakan yang lebih humanis serta transparan ketika berhadapan dengan sengkarut masalah di masyarakat.

​Begitu peluit akhir upacara ditiup, ketegangan formalitas itu cair seketika. Tradisi ikonik penyiraman air kembang beraroma wangi menjadi menu penutup.

Kapolres dan sang istri menyiramkan air tersebut ke kepala para personel, disaksikan para istri anggota yang tersenyum semringah, sebuah simbol bahwa di balik pangkat yang kokoh, ada doa keluarga yang tak pernah putus. (talia)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan
BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan
Tak Puas Hanya Mendengar Laporan, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Cek Polsek Bambel
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23