Eksistensi Alfred Salindeho Diapresiasi, PPWI Bitung Ingatkan Regulasi Ketat Kursi Dirut PDAM

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026 - 02:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comHangatnya isu mengenai perebutan kursi Direktur Utama (Dirut) Perumda PDAM Dua Sudara Kota Bitung di jagat media sosial memicu beragam reaksi dari berbagai kalangan tokoh masyarakat dan organisasi profesi, Selasa (24/03/26).

​Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kota Bitung, Rusdianto Tioki, akhirnya turut angkat bicara guna memberikan perspektif objektif di tengah simpang siur kabar yang beredar belakangan ini.

​Menurut Rusdianto, kondisi Perumda PDAM Dua Sudara saat ini berada dalam performa yang sangat stabil dan progresif di bawah nakhoda Direktur Utama saat ini, Alfred Salindeho.

​Ia menilai, selama masa kepemimpinan Salindeho, perusahaan daerah tersebut telah menunjukkan tren positif yang signifikan, bahkan dapat dikategorikan sebagai masa kepemimpinan yang sukses.

​”Kita harus objektif melihat fakta di lapangan. Di bawah kepemimpinan Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Bitung mengalami kemajuan pesat dan menorehkan banyak prestasi yang membanggakan,”

ujar Rusdianto.


Meski demikian, Rusdianto menanggapi santai adanya aspirasi atau keinginan pihak-pihak tertentu yang melirik jabatan strategis tersebut sebagai hal yang lumrah dalam dinamika organisasi.


​Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk bermimpi memimpin BUMD, namun “syahwat” politik atau jabatan harus dibarengi dengan pemahaman regulasi yang matang.

​”Bagi siapapun yang menginginkan jabatan itu, no problem. Namun, satu hal yang tidak boleh ditawar adalah kompetensi yang wajib sesuai dengan koridor regulasi yang berlaku,”

tegasnya.

Baca Juga:  Gandeng Kepolisian, PPS Bitung Targetkan Tata Kelola Pengamanan Pelabuhan yang Profesional

Rusdianto membeberkan bahwa mekanisme pemilihan orang nomor satu di PDAM bukanlah proses yang sederhana, melainkan harus melewati tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang ketat.

​Proses seleksi tersebut melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) independen yang bertugas melakukan verifikasi administrasi guna memastikan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja calon benar-benar relevan.

​Tak hanya soal kecerdasan intelektual, calon kandidat juga diwajibkan menjalani tes psikologi untuk membedah kepribadian serta ketahanan mental dalam memimpin perusahaan publik.

​”Setelah lolos administrasi dan psikotes, kandidat masih harus berhadapan dengan Pansel dalam sesi wawancara mendalam untuk menguji integritas serta visi kepemimpinan mereka,”

tambah Rusdianto.


Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa landasan hukum rekrutmen ini mengacu pada PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD serta PP Nomor 37 Tahun 2018 yang mengatur tata cara pengangkatan direksi secara detail.


​Salah satu syarat mutlak yang sering terlupakan adalah kepemilikan Sertifikat Kompetensi Manajemen Air Minum atau Air Limbah yang diterbitkan oleh BNSP atau lembaga sertifikasi resmi lainnya.

​Selain syarat pendidikan minimal Strata 1 (S1), calon Dirut juga harus mengantongi pengalaman manajerial minimal 5 tahun di perusahaan berbadan hukum atau setingkat Jabatan Administrator (Eselon III).

​Sebagai penutup, Rusdianto mengingatkan bahwa seluruh aturan ini, termasuk Permendagri No. 23 Tahun 2024, bertujuan agar pemimpin yang terpilih nantinya mampu membawa kemajuan nyata bagi layanan air bersih masyarakat Kota Bitung. (Kiti)

Berita Terkait

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:53

Adu Penalti, Skor 5-3, dan Laga yang Menyisakan Pertanyaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51

Semarakkan HUT ke-81 RI, Ellen Honandar Sondakh Pimpin Rombongan Fun Walk Hingga Blusukan ke Pasar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:42

​Hadiri Pelantikan Pengurus Gojukai Sulut, Hengky Honandar Buka Ajang Perebutan Piala Wali Kota Bitung

Senin, 20 Juli 2026 - 16:09

Pemkot Bitung Apresiasi Kolaborasi Panitia, Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:10

Kantongi Dukungan Mayoritas, Wali Kota Bitung Resmi Nakhodai KONI

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:57

GSI 2026 Jadi Arena Seleksi Atlet Muda Berprestasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:26

Raditya Bergeser ke Jantung Pertahanan, Talenta Sumut Mencuri Perhatian di Piala AFF U-19 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:24

Dodi Yonata, SE Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FORKI Simeulue Priode 2026 – 2030

Berita Terbaru