Dugaan Bahan Rehab Jembatan Wejim Timur Dipakai untuk Kepentingan Pribadi, Warga Minta Kepala Kampung Diperiksa

- Editor

Jumat, 11 September 2026 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAJA AMPAT – Tribuneindonesia.com Penggunaan anggaran pembangunan di Kampung Wejim Timur, Distrik Kepulauan Sembilan, Kabupaten Raja Ampat, kembali menjadi sorotan. Warga meminta penggunaan anggaran tersebut diperiksa menyusul dugaan adanya material pembangunan yang disebut tidak digunakan sesuai peruntukannya.

Informasi tersebut disampaikan warga kepada media pada Jumat (11/9/2026). Warga menyoroti pekerjaan rehabilitasi yang disebut menggunakan anggaran Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2025 tahap I.

Menurut keterangan warga, material berupa papan disebut sudah tersedia di lokasi, namun pekerjaan belum langsung dilaksanakan. Material tersebut kemudian diduga dibawa dan digunakan untuk kepentingan pembangunan rumah pribadi.

“Iya benar, 2026 itu baru mau ditutup 2025 tahap satu. Waktu papan sudah ada, tapi tidak kerja.

Lalu dia bawa pakai kerja rumah dia punya rumah pribadi, kemudian jual lagi ke pembeli ikan,” ungkap warga.

 

Keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan material yang bersumber dari anggaran kampung, khususnya apabila benar material tersebut digunakan di luar kegiatan yang telah dianggarkan.
Sorotan warga juga tidak terlepas dari posisi kepala kampung saat ini.

Baca Juga:  Upacara dengan Aura Gagah nan Menggetarkan

Kepala Kampung Wejim Timur diketahui baru dilantik pada 2026 dan sebelumnya menjabat sebagai sekretaris kampung pada pemerintahan sebelumnya.
Warga meminta Inspektorat Kabupaten Raja Ampat maupun pihak berwenang melakukan pemeriksaan terhadap dokumen perencanaan, pengadaan material, volume pekerjaan, serta penggunaan material di lapangan.

 

Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan apakah material tersebut benar-benar digunakan untuk kegiatan yang tercantum dalam APB Kampung dan sesuai dengan ketentuan pengelolaan Dana Desa.

Jika ditemukan adanya material yang dialihkan untuk kepentingan pribadi atau dijual kepada pihak lain, maka hal tersebut perlu dijelaskan secara terbuka berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti administrasi maupun fisik di lapangan.

 

Hingga berita ini ditulis, keterangan resmi dari Kepala Kampung Wejim Timur terkait dugaan tersebut belum diperoleh. Konfirmasi dari pihak kampung maupun instansi terkait tetap diperlukan agar pemberitaan berimbang dan memberikan ruang klarifikasi atas tudingan warga tersebut.

Berita Terkait

Bireuen Juara III Forikan Masakan Menu Balita di Banda Aceh 
Relawan SPPG Teumpeun: Jangan Ubah Pola MBG Sebelum Dampaknya Terukur
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Pemkot Bitung Dukung Penuh Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Dermaga Satrol Kodaeral VIII
Sinergi TNI AL dan BI: Dankodaeral VIII Pimpin Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026
PENUTUPAN PKKMB 2026 UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA
Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko
KAHMI dan Jalan Keluar Indonesia dari Middle Income Trap: Dari Kebanggaan Nasional ke Karya yang Menguasai Dunia
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 04:59

Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku

Selasa, 8 September 2026 - 00:59

Ketika Jabatan Lebih Ditentukan Jaringan Daripada Kemampuan, Quo Vadis Kepemimpinan Indonesia?

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Berita Terbaru