Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 04:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh/Tribuneindonesia.com

Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Baca Juga:  Bupati H.Sibral Malasy Bersama Ketua DPRK Menghadiri Rapat Koordinasi.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Berita Terkait

​Prahara di PN Depok: KPK Ringkus Ketua dan Wakil Ketua Terkait Suap Eksekusi Lahan
​Kejari Bitung Gelar Rapat Koordinasi PAKEM, Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan
​Waspada! Buaya 6 Meter Muncul di Perairan Dermaga Bimoli Bitung
Pelindo Bitung Targetkan Layanan ‘Rasa Bandara’, GM James David: Wartawan Adalah Konsultan Terbaik Kami
HRD Serap Aspirasi Terkait Penanganan Bencana dan Pererat Silaturrahmi Dengan Media
Kejari Bireuen Musnahkan Ribuan Bukti/ Sitaan Tindak Pidana Umum
Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden
Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:10

Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:02

Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan

Berita Terbaru