BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T, meresmikan Layanan Cath Lab dan menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pelayanan Kesehatan di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, Jumat, (31/07/2026)

Turut hadir Unsur Forkopimda Bireuen, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung Harapan Kita Jakarta, dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp. JP (K), Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Dr. Muhazar Harun, SKM. M. Kes, Direktur UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp. S, serta Direktur dan Perwakilan dari 22 RSUD Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh.
Dalam laporan panitia disampaikan, penandatanganan PKS ini menindaklanjuti Kepmenkes Nomor HK.01.07/Menkes/112/2024 dan HK.02.02/D/3729/2024. Kerja sama meliputi jejaring teknologi, pengetahuan, rujukan, dan peningkatan SDM. Direktur RSUD dr. Fauziah, dr. Minar Mushari, Sp. S, juga melaporkan bahwa rumah sakit telah menyiapkan 8 pasien untuk kateterisasi jantung pada hari ini dan besok dengan supervisi tim dari RS Jantung Harapan Kita dan RSUD dr. Zainoel Abidin. Cath Lab ini merupakan fasilitas dari Kementerian Kesehatan RI dengan teknologi terkini.
Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin, Dr. Muhazar Harun, SKM. M. Kes, menyampaikan RSUDZA mengemban amanah sebagai rumah sakit pengampu regional Aceh. Tujuan utama jejaring ini adalah pemerataan layanan rujukan dan penurunan angka kematian akibat 5 penyakit prioritas: Jantung, Kanker, Stroke, Uronefro, serta Ibu dan Anak.
Direktur Pelayanan Klinis Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp. JP (K), menyebut hari ini sebagai sejarah baru bagi pelayanan kesehatan di Bireuen.
“Hari ini terlaksana prosedur pemasangan cincin jantung pertama kali di RSUD dr. Fauziah Bireuen,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya Cath Lab di daerah. “Penanganan serangan jantung bersifat time-sensitive. Adanya Cath Lab sangat vital agar pasien tidak terlambat karena rujukan berjam-jam ke rumah sakit jauh,” jelasnya.
dr. Amir berharap integrasi layanan dengan BPJS Kesehatan dapat segera terwujud. “Berdasarkan koordinasi dengan Direksi BPJS Kesehatan, penjaminan tindakan jantung di RSUD dr. Fauziah ditargetkan dibuka November 2026 agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Cath Lab ini. “Kesehatan adalah fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia termasuk Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan adanya Cath Lab ini masyarakat Bireuen tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan berkualitas. “Mari kita bersama dukung kampanye pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, pola makan baik, dan aktif bergerak agar angka kematian akibat penyakit jantung dapat kita tekan,” harapnya.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Direktur RS Jantung Harapan Kita, RSUD dr. Zainoel Abidin, dan 22 RSUD se-Aceh. Penyerahan cinderamata dari Pemkab Bireuen kepada RS Jantung harapan Kita kemudian Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita peresmian Cath Lab oleh Bupati Bireuen serta peninjauan langsung ruang layanan bersama tamu undangan.



















