​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api

- Editor

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung | Tribuneindonesia.com – Kawasan Cagar Alam Duasudara di Sulawesi Utara dilaporkan mengalami kebakaran hebat, Senin (22/06/26).

Peristiwa ini memicu kekhawatiran besar lantaran hutan konservasi tersebut menyimpan vegetasi kering yang melimpah, menjadikannya bahan bakar potensial yang dapat mempercepat penyebaran api.

Berdasarkan catatan historis, kawasan lindung ini terakhir kali mengalami kebakaran dalam skala luas tepat satu dekade lalu.

​Menyikapi situasi kritis tersebut, para petani yang memiliki lahan di sekitar kawasan cagar alam, Pemerintah setempat melalui Dinas Kominfo diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan penuh.

Warga diminta aktif menjaga dan mengawasi lahan pertanian masing-masing agar titik api tidak merembet semakin luas.

Kondisi ini diperparah oleh hembusan angin kencang di lokasi kejadian yang berisiko membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

​Di lini pemadaman, personel Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan saat ini tengah melakukan berbagai persiapan intensif untuk menjinakkan si jago merah.

Kendati demikian, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara-Manado dipastikan akan memimpin pergerakan di lapangan. Sebagai otoritas resmi pengelola kawasan, BKSDA memegang komando utama dalam mengoordinasikan strategi lokalisasi api.

Baca Juga:  Bupati Bireuen lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 

​Demi menyelamatkan plasma nutfah yang ada di dalam cagar alam, seruan aksi kolaboratif mulai digelorakan kepada berbagai elemen masyarakat.


Komunitas lokal seperti Masyarakat Peduli Api, Forum Komunikasi Pencinta Alam, tim Caki Kaki, hingga kelompok Paka-Paka diharapkan dapat segera turun tangan.


Gotong royong ini dinilai krusial mengingat Cagar Alam Duasudara merupakan kawasan konservasi unik yang letaknya dikelilingi langsung oleh pemukiman dan kelurahan.

​Kondisi terkini mengenai kebakaran tersebut pertama kali terdeteksi melalui rekaman video amatir yang diambil oleh seorang warga lokal di Kelurahan Duasudara.

Visualisasi pergerakan api yang mulai meluas itu kini menjadi basis informasi penting bagi tim gabungan dalam memetakan titik-titik krusial yang harus segera diisolasi sebelum mendekati wilayah pemukiman penduduk. (kiti)

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26