Anggaran BUMDes dan Ketapang 2023–2025 Diduga Tak Transparan, Camat Munjul Dinilai Lempar Tanggung Jawab

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|Tribuneindonesia.com 

Ramainya pemberitaan terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, yang berlangsung sejak tahun 2023 hingga 2025, terus menuai sorotan publik.

Sorotan tersebut semakin menguat setelah pernyataan Camat Munjul yang dinilai janggal dan terkesan menghindari tanggung jawab. Melalui pesan WhatsApp, Camat Munjul menyampaikan, “Tanya langsung bang ke Ketua BUMDes dan Kadesnya.”

Pernyataan itu disampaikan saat awak media meminta penjelasan terkait transparansi penggunaan anggaran BUMDes dan Program Ketapang selama tiga tahun anggaran terakhir. Ketika didesak mengenai hasil monitoring dan evaluasi (monev), serta sejauh mana pengawasan dan pembinaan yang dilakukan pihak kecamatan, Camat Munjul kembali menjawab singkat, “Ada di tim monev,” pungkasnya.

Sikap tersebut dinilai tidak sejalan dengan fungsi camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa. Alih-alih memberikan kejelasan, pernyataan itu justru memunculkan tanda tanya besar.

Bara Api dan Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang menilai, pernyataan Camat Munjul terkesan melempar tanggung jawab dan memperkuat dugaan adanya hubungan tidak profesional antara pihak kecamatan dan oknum Pemerintah Desa Gunungbatu.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Tampilkan Komitmen Tinggi sebagai Tuan Rumah MTQ Provinsi Aceh ke‑37

Ketua GWI Pandeglang, Raeynold Kurniawan, menegaskan bahwa sikap camat patut dipertanyakan.
“Dengan jawaban seperti itu, wajar jika publik menilai ada yang tidak beres. Jangan-jangan ada main mata antara Camat Munjul dengan Kepala Desa Gunungbatu terkait pengelolaan anggaran BUMDes dan Ketapang dari 2023 sampai 2025,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Irawan, aktivis sekaligus perwakilan GWI Pandeglang, menyebut bahwa lemahnya respons camat mencerminkan buruknya pengawasan.
“Camat seharusnya tahu dan bertanggung jawab atas hasil monev. Kalau semua dilempar ke Kades, Ketua BUMDes, atau tim monev, lalu di mana fungsi pengawasan kecamatan?” tegasnya.
Andi menambahkan, ketidakjelasan pengelolaan anggaran publik selama bertahun-tahun berpotensi merugikan masyarakat desa dan mencederai prinsip transparansi.

“Kami mendesak agar laporan realisasi anggaran BUMDes dan Program Ketapang 2023–2025 dibuka secara terbuka kepada publik, serta dilakukan audit independen,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa (12/01/2026), pihak Kecamatan Munjul maupun Pemerintah Desa Gunungbatu belum memberikan penjelasan rinci terkait laporan monev dan penggunaan anggaran yang dipersoalkan.”(Tim/red)

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:21

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Berita Terbaru