TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Pejuang Keadilan (GRPK) mendesak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Deli Serdang segera memberikan kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang tengah menjadi perhatian organisasi tersebut.
Desakan itu disampaikan GRPK bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. dalam materi publikasi yang dikeluarkan organisasi tersebut, GRPK secara terbuka meminta Kejari Deli Serdang mempercepat proses penanganan perkara Alsintan.
GRPK bahkan meminta agar perkara tersebut dipertimbangkan untuk ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) apabila Kejari Deli Serdang mengalami kendala dalam menuntaskan proses hukumnya.
“Buat Kajari Deli Serdang cepat selesaikan kasus Alsintan. Kalau tidak mampu pindahkan saja ke Kejatisu,” demikian pernyataan GRPK yang disampaikan dalam materi tersebut.
Desakan tersebut memperlihatkan adanya perhatian serius terhadap sejauh mana proses penanganan perkara Alsintan telah berjalan. GRPK meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan perkara berlarut tanpa penjelasan mengenai tahapan penyelidikan maupun penyidikan, termasuk langkah hukum yang telah dilakukan.
Bagi GRPK, kejelasan perkembangan perkara menjadi hal penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, organisasi tersebut mendorong Kejari Deli Serdang memberikan informasi yang dapat menjelaskan posisi perkara, langkah yang telah ditempuh, serta tindak lanjut yang akan dilakukan.
Dorongan untuk melibatkan Kejatisu juga menunjukkan bahwa GRPK menginginkan adanya pengawasan dan penanganan yang lebih tegas apabila proses di tingkat Kejari Deli Serdang dinilai belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan.
Sementara itu, ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI turut disampaikan GRPK dalam materi yang sama. namun, perhatian utama organisasi tersebut tetap diarahkan pada percepatan penanganan perkara Alsintan dan kejelasan proses hukum terhadap kasus yang menjadi sorotan.(Ilham Gondrong)
























