Sejumlah Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Sakit Perut, Penyebab Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan

- Editor

Rabu, 2 September 2026 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TribuneIndonesia.com I Lubuk Pakam-Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam dilaporkan mengalami sakit perut dan diare setelah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keluhan tersebut muncul setelah pembagian makanan MBG pada Senin (31/8/2026).

Namun, kaitan antara keluhan kesehatan siswa dengan makanan MBG dari SPPG Haru Raya 1 dan 2 belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami sejumlah siswa.

Tim investigasi LSM Gerakan Rakyat Pejuang Keadilan (GRPK) kemudian melakukan penelusuran dengan mendatangi SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, Rabu (2/9/2026).

Tim GRPK bertemu dengan Humas SMA Negeri 1 Lubuk Pakam, M. Muris, yang turut menangani pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut.

Muris menjelaskan, pada Selasa (1/9/2026), terdapat siswa yang meminta izin pulang karena mengalami sakit perut dan diare. Saat itu, makanan MBG untuk hari tersebut baru datang sekitar pukul 10.00 WIB.

“Anak yang permisi pulang karena sakit perut dan diare sekitar pukul 08.00 WIB. Dia sempat ke kamar mandi. Kami khawatir kalau sakit mencret atau diare itu menular kepada siswa lainnya,” jelas Muris kepada tim GRPK.

Menurut Muris, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pihak sekolah mengambil langkah antisipasi terhadap siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Ia juga menegaskan bahwa siswa yang mengalami sakit pada Selasa tersebut belum mengonsumsi makanan MBG yang datang pada hari yang sama.

“Kalau untuk makanan hari Senin, kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Mudah-mudahan dalam beberapa hari sudah ada hasilnya, sehingga bisa diketahui apakah benar berkaitan dengan makanan MBG atau ada penyebab lainnya,” ujarnya.

Muris mengatakan, pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap siswa yang sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Informasi tersebut dinilai penting agar penyebab gangguan kesehatan dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan berdasarkan dugaan.

Usai melakukan konfirmasi ke pihak sekolah, tim GRPK melanjutkan penelusuran ke SPPG Haru Raya 1 dan 2 yang menjadi penyedia makanan MBG bagi siswa. di lokasi tersebut, tim GRPK diterima Asisten Lapangan Dapur 2, Baim Ginting, SH.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh

Baim membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam yang mengalami gangguan kesehatan.

Memang saya mendapat laporan terkait kejadian yang ada di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam. Pihak kami juga sudah melakukan pengecekan dan mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi anak-anak,” kata Baim.Menurutnya, kondisi siswa yang mendapatkan perawatan telah ditangani dan dalam keadaan aman.

Baim juga menjelaskan bahwa pihak SPPG sedang melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap makanan yang diduga berkaitan dengan keluhan kesehatan tersebut. “Sekarang sedang kita lakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya nanti kurang lebih lima hari. Setelah hasilnya keluar, akan kita sampaikan kepada teman-teman media,” ujarnya.

Dengan demikian, dugaan bahwa gangguan kesehatan siswa disebabkan makanan MBG masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan keterangan medis dari rumah sakit. Wakil Ketua DPP LSM GRPK, Hoko Judho Putra, SE., M.Th., mengatakan pihaknya akan menunggu hasil pemeriksaan sebelum mengambil kesimpulan mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami siswa.

Kita akan menunggu beberapa hari ini. Mudah-mudahan hasilnya menjadi langkah baik dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Hoko.

Ia menilai aspek kebersihan, ketelitian dalam proses memasak, pengolahan bahan makanan, serta kualitas menu harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG.

Kebersihan dan ketelitian dalam memasak serta menu harus menjadi perhatian agar makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan sehat untuk generasi anak bangsa,” katanya.

Hoko menambahkan, GRPK mendorong seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG untuk memastikan setiap tahapan pengolahan dan distribusi makanan memenuhi standar keamanan pangan.

Sementara itu, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan keterangan medis dari rumah sakit diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab keluhan kesehatan yang dialami siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam.

Sampai hasil pemeriksaan tersebut keluar, dugaan keterkaitan antara makanan MBG dengan sakit perut dan diare yang dialami sejumlah siswa belum dapat dinyatakan hasil sebagai penyebab.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Rutinitas Mulia Sebulan Sekali di Gedung Putih, H. Affan Alfian Bintang dan Hj. Mariani Harahap Gelar Yasinan serta Santuni Anak Yatim dan Lansia
Polsek Pagar Merbau Amankan Residivis Kasus Pencurian Handphone di Lubuk Pakam
Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan
GRPK Apresiasi Paminal Polresta Deli Serdang, Mantan Camat Batang Kuis Segera Dipanggil
Dorong Pemerataan PAUD, Asisten I Setda Bitung Beberkan Strategi dan Indikator Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
ALHAMDULILLAH, IKHTIAR KESEMBUHAN SITI MUNAWAROH BERLANJUT, DARI DESA LUMAHAN MENUJU RSUD KH. DAUD ARIF KUALA TUNGKAL
PKB Langsa Bidik “Pecah Telur” di DPRK, Perempuan Bangsa Perkuat Barisan
KETUA TP-PKK TANJAB BARAT DORONG INOVASI DAN PENGUATAN 10 PROGRAM POKOK PKK, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:07

Dua Nama Jadi Sasaran Polemik Medsos, Rico dan dr. Laura Tegaskan Bantahan

Kamis, 5 November 2026 - 09:58

Mewakili Wali Kota Bitung di HUT ke-598 Minahasa, Kadis Kominfo Altin Tumengkol Pererat Sinergi Budaya

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 12:32

Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 05:08

Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir

Berita Terbaru