Ramaikan Budaya Bali, Parade Gebogan di Ulun Danu Beratan Sukses Naikkan Jumlah Wisatawan

- Editor

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TABANAN |Tribuneindonesia.com Memasuki hari ke-20, Parade Gebogan dan Beleganjur di Daerah Tujuan Wisata Ulun Danu Beratan masih ramai dikunjungi wisatawan. Event tahunan yang akan ditutup pada 9 Agustus 2026 ini terbukti efektif mendongkrak jumlah kunjungan ke kawasan wisata ikonik Tabanan itu.

Humas DTW Ulun Danu Beratan, Agus Teja Saputra, memastikan seluruh agenda kegiatan berjalan sesuai jadwal awal. Pihaknya sengaja tidak mengubah rundown demi kenyamanan peserta.

“Kami tetap pakai jadwal yang sudah ditetapkan dari awal. Peserta sudah persiapan jauh-jauh hari, jadi biar tidak bingung kalau ada perubahan,” kata Teja pada Rabu (15/7/2026).

Tahun ini ada hal baru. Atas usulan pemandu wisata, pengelola DTW menyediakan fasilitas bagi wisatawan untuk ikut belajar membuat gebogan.

“Ini ide dari teman-teman guide. Banyak tamu mereka yang penasaran dan ingin coba langsung buat gebogan, jadi kita siapkan tempatnya,” jelas Teja.

Kelas belajar gebogan dimulai pukul 10.00 WITA sampai 13.30 WITA. Setelah itu dilanjutkan gladi resik parade pukul 15.00 WITA. Menurut Teja, wisatawan mancanegara menunjukkan minat yang besar terhadap aktivitas budaya ini.

Untuk mendukung acara, DTW juga menggelontorkan dana pembinaan ke 18 banjar peserta. Setiap hari giliran banjar berbeda yang menampilkan gebogan dan beleganjur dalam parade.

Baca Juga:  Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Keras Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng Tanpa Bukti, Menyesatkan Publik

Dampaknya langsung terasa. Rata-rata kunjungan harian kini mencapai 2.000 orang. Saat libur sekolah kemarin, puncaknya 2.500 orang per hari hingga 12 Juli 2026. Mayoritas didominasi wisatawan domestik.

“Karena disosialisasikan jauh-jauh hari dan ini event rutin tahunan, kami optimis kunjungan akan terus naik,” tambah Teja.

Tim penilai, I Gede Jimatakori, memaparkan pakem utama gebogan yang wajib dipenuhi peserta. Mulai dari dulang sebagai alas, jajanan, hiasan rambut dari janur, hingga canang di bagian atas.

“Untuk kreasi bebas, tapi tinggi gebogan harus 60-70 cm biar gampang dibawa saat parade. Buahnya juga wajib buah lokal,” ujarnya.

Setiap banjar wajib membawa minimal 20 gebogan saat parade, dengan cadangan maksimal 6. Jadi total paling banyak 26 gebogan.

Jimatakori berharap parade ini terus digelar setiap tahun. Selain melestarikan budaya leluhur, kegiatan ini juga mengalihkan anak muda dari hal negatif dan menggerakkan ekonomi warga sekitar.

“Intinya kita jaga warisan budaya, sekaligus putar ekonomi berbasis budaya,” tutupnya.(van)

Berita Terkait

Polres Bitung Kawal Ketat Nobar Piala Dunia 2026, Pastikan Kota Tetap Aman
FORKI SIMEULUE KIRIM 13 ATLET TERBAIK KE KEJURDA ACEH PIALA BUPATI PIDIE 2026
Suhada Laporkan Kepala SMP Negeri 2 Takengon ke Kejaksaan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Program Revitalisasi
Pemkab Simeulue Anggarkan 1,3 Miliar, Perbaiki Jalan 3,6 Km Jalan Ke Pelabuhan Kolok dan Teupah Selatan”
​Harmonisasi di Kota Bitung: Langkah Strategis Polisi dan Jaksa Wujudkan Keadilan Transparan
JJ ” Anggota DPRK Soroti Rekrutmen MAA Simeulue Prioritaskan Tokoh Adat Non-Pensiunan”
Papan Proyek Padat Karya Kemnaker di Aceh Tenggara Disorot, Data Tenaga Kerja Tak Dicantumkan
Deni Satria” Abang kandung Tersangka Pemalsu STNK di Simeulue: Jangan Jadikan Adik Kami Kambing Hitam”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:51

Pemkab Simeulue Anggarkan 1,3 Miliar, Perbaiki Jalan 3,6 Km Jalan Ke Pelabuhan Kolok dan Teupah Selatan”

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:02

Ketua FKDM Dicopot Usai Pesan Provokatif, Efek Domino Hingga Kesbangpol

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:14

Kritik Limbah FABA di Jalan Pendidikan Dibalas Laporan Hukum, Pemuda Meureubo Desak Dialog Bukan Intimidasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:24

Harlah ke-46 Pujakesuma Pertegas Peran Budaya dan Kepedulian Sosial

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:28

JJ ” Anggota DPRK Soroti Rekrutmen MAA Simeulue Prioritaskan Tokoh Adat Non-Pensiunan”

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:44

Dana TKD Pascabencana Jadi Sorotan, Pemanfaatan Anggaran Dipercepat

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42

Gandeng HiveEdu dan Stafsus Presiden, Hengky Honandar Dorong UMKM Bitung Tembus Pasar Global

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:42

Papan Proyek Padat Karya Kemnaker di Aceh Tenggara Disorot, Data Tenaga Kerja Tak Dicantumkan

Berita Terbaru