Macet Parah di Jalur Dua Tembakau Deli, Minim Kehadiran Polisi Dipertanyakan

- Editor

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

TribuneIndinesia.com I Batang Kuis-Arus lalu lintas di Jalan Tembakau Deli atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jalur Dua, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, mengalami kemacetan panjang pada Minggu dini hari, 12 Juli 2026.

antrian panjang kendaraan mulai dari perlintasan rel kereta api hingga simpang Empat Kantor PTP Regional 2. kondisi tersebut memicu keluhan para pengendara yang terjebak dalam kepadatan lalu lintas selama bebera jam.

Sejumlah pengguna jalan mempertanyakan minimnya kehadiran personel kepolisian di lokasi. menurut Andre warga Desa Tanjung Sari mengatakan , tidak terlihat petugas dari Polsek Batang Kuis yang melakukan pengaturan arus kendaraan maupun rekayasa lalu lintas untuk mengatur kemacetan.

Andre berharap ada petugas yang turun mengatur arus kendaraan. kalau dibiarkan tanpa pengaturan, kemacetan semakin panjang dan pengendara menjadi kesulitan melintas,” ujar Andre sala satu pengendara di lokasi.

Baca Juga:  Skandal Video VCS Tersebar, Identitas Pelaku Mulai Terungkap

berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan kendaraan terus meningkat akibat tingginya volume lalu lintas yang tidak diimbangi dengan pengaturan yang memadai. Situasi tersebut menyebabkan laju kendaraan bergerak sangat lambat dan menimbulkan antrian panjang di kedua arah.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Tembakau Deli merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan berbagai kawasan di Kecamatan Batang Kuis. Kehadiran aparat pengatur lalu lintas dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas serta mengurangi risiko terjadinya gangguan keamanan dan keselamatan di jalan.

masyarakat berharap instansi terkait, khususnya aparat kepolisian, dapat meningkatkan kesiapsiagaan pada jam-jam rawan kepadatan lalu lintas agar kemacetan serupa tidak kembali terjadi dan arus kendaraan dapat berjalan lebih tertib serta lancar.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23