Aci Dorong Rumah Layak dan Pertanian Berbasis Data di Hamparan Perak

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Penguatan kesejahteraan masyarakat terus menjadi perhatian melalui program perbaikan hunian warga dan pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi data. Tiga keluarga penerima manfaat di Desa Tandem Hilir II menerima kunci rumah hasil renovasi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), disertai penyerahan dokumen alas hak tanah sebagai dasar kepastian kepemilikan.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, di salah satu rumah penerima manfaat milik Isah, Senin (29/6/2026). Dokumen tanah yang diterbitkan desa diberikan sebagai dasar administrasi kepemilikan sambil menunggu proses penerbitan sertifikat dari Kantor Pertanahan Deli Serdang.

Selain tiga rumah yang telah selesai direnovasi, lima unit rumah lainnya masih dalam proses pembangunan di sejumlah titik wilayah Kecamatan Hamparan Perak.

dr H Asri Ludin Tambunan menegaskan, bantuan renovasi rumah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima. Ia juga mengingatkan agar dokumen kepemilikan tanah yang telah diberikan dijaga dengan baik.

harapan kami, bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima. Dokumen tanah yang diberikan juga harus dijaga dan tidak disalahgunakan. Upaya membantu masyarakat yang membutuhkan akan terus dilakukan,” ujarnya.

Setelah penyerahan bantuan RTLH, kegiatan dilanjutkan dengan panen cabai bersama kelompok tani di Dusun XII, Desa Tandem Hilir II. Sebanyak 15 kilogram cabai milik Yogi dipanen dan dibeli langsung dengan harga Rp35 ribu per kilogram sebagai bentuk dukungan terhadap hasil produksi petani lokal.

dalam kesempatan tersebut, dr H Asri Ludin Tambunan menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian melalui sistem pendataan yang akurat. menurutnya, kemajuan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada sarana produksi, tetapi juga kemampuan membaca data untuk menentukan pola tanam, waktu panen, hingga strategi pemasaran.

Baca Juga:  Asri Ludin Tegaskan Kepsek Wajib Berinovasi, Pungutan Dilarang Keras

data dan sistem merupakan bagian dari teknologi. Saat ini sedang dibangun sistem pendataan pertanian yang mampu memberikan gambaran ketersediaan hasil panen sehingga pemasaran dapat dipersiapkan lebih baik,” jelasnya.

Ia menyampaikan, data pertanian yang lengkap akan membantu menentukan langkah antisipasi terhadap perubahan harga. Dengan informasi yang tepat, petani memiliki peluang memperoleh nilai jual yang lebih baik dan tidak bergantung pada mekanisme pasar yang merugikan.

dengan mengetahui waktu tanam dan panen, langkah pengendalian harga dapat dilakukan lebih baik. Petani harus mendapatkan kepastian pasar agar hasil produksi memiliki nilai ekonomi yang optimal,” tegasnya.

Sektor cabai di Desa Tandem Hilir II memiliki potensi besar dengan luas lahan mencapai sekitar 29 rantai yang tersebar di 21 dusun. Penguatan sektor tersebut dilakukan melalui pendampingan petani, penyempurnaan sistem pendataan, serta pengembangan jaringan pemasaran hasil pertanian.

dr H Asri Ludin Tambunan juga mengajak petani memanfaatkan sistem Sipandai melalui pengisian data poligon lahan pertanian. Sistem tersebut dirancang untuk membantu pemetaan produksi, mengetahui ketersediaan stok, serta mendukung penyusunan strategi pemasaran hasil pertanian.

melalui data yang lengkap, ketersediaan produksi dapat dipantau dan pasar dapat dipersiapkan lebih baik. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Saya sudah susun dengan pola piramida terbalik, judul lebih tajam, pembuka disesuaikan, dan menghindari kata-kata yang dilarang dalam permintaan Anda(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23