Bitung | Tribuneindonesia.com – Kodim 1310/Bitung menginisiasi aksi nyata pelestarian lingkungan melalui kerja bakti massal yang dipusatkan di Kompleks Kampung Candi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Rabu (13/05/26).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya konkret mendukung Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di wilayah Kota Bitung.
Pasukan gabungan dan warga setempat mulai memadati lokasi sejak Rabu (13/05) pagi untuk memulai pembersihan.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan serta pembagian sektor tugas yang dipimpin langsung oleh Danramil 1310-01/Bitung, Lettu Inf Edyzon Kasenda, guna memastikan sasaran pembersihan tercapai secara efektif.
Fokus utama dalam aksi sosial ini adalah normalisasi saluran air yang selama ini tersumbat oleh tumpukan sampah plastik.
Langkah antisipatif tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko banjir yang kerap mengancam pemukiman warga saat memasuki intensitas curah hujan yang tinggi.
Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa kehadiran personel TNI di tengah masyarakat merupakan manifestasi dari tema “TNI Hadir Untuk Alam dan Masa Depan”. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah fondasi utama bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem di masa depan.
Dandim juga menekankan bahwa melalui Gerakan Indonesia ASRI, pihaknya berkomitmen menjadi pelopor dalam membangun kesadaran kolektif.
“Melalui Program Gerakan Indonesia ASRI ini, TNI ingin hadir di tengah masyarakat menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam. Tema TNI Hadir Untuk Alam dan Masa Depan menjadi semangat bersama agar lingkungan tetap sehat, bersih dan nyaman,”
ujar Dandim.
TNI tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat agar tetap konsisten menjaga estetika dan kebersihan wilayah dari limbah domestik.
Nilai filosofis gotong royong menjadi ruh utama dalam pelaksanaan kerja bakti di Kelurahan Bitung Barat Satu tersebut.
Letkol Inf Dewa Made DJ mengingatkan bahwa budaya kerja bersama adalah warisan luhur yang terbukti ampuh memperkokoh kemanunggalan antara TNI dengan rakyat di seluruh penjuru tanah air.
“Gotong royong adalah kekuatan bangsa yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. Melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan maupun sesama, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin erat,”
pungkasnya.
Di sisi lain, antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat bahu-membahu bersama para prajurit Kodim 1310/Bitung dalam mengangkut sampah.
Masyarakat setempat menilai kehadiran aparat teritorial memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk lebih peduli terhadap kondisi sanitasi di lingkungan tempat tinggal sendiri.
Sinergi di lapangan semakin solid dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Pasi Ter Kodim 1310/Bitung Letda Inf Ahyat Saleh dan Lurah Bitung Barat Satu, Endalita Kansil, S.Ap.
Keterlibatan aktif perangkat kelurahan menunjukkan adanya koordinasi yang harmonis antara militer dan pemerintah daerah dalam isu lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan kondisi lingkungan yang tampak lebih tertata dan saluran air yang kembali lancar.
Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi program serupa di wilayah lain demi mewujudkan Kota Bitung yang sehat, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (kiti)

















