LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia.com–Dalam mengangkat derajat ekonomi masyarakat kecil Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bekomitmen dimulai melalui peletakan batu pertama pembangunan kawasan UMKM Central kamis 29 April 2026 yang di gadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di daerah tersebut.
peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, di kawasan perkantoran pemerintah yang berdekatan dengan pusat kuliner Hutan Kota, Lubuk Pakam. dengan dimulainya pembangunan ini menjadi babak baru dalam penataan pedagang kecil agar lebih tertib, layak, dan berdaya saing.
dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan kawasan ini bukan hanya soal menyediakan lapak jualan, tetapi juga tentang meningkatkan martabat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
UMKM harus naik kelas. bukan hanya omsetnya yang meningkat, tetapi juga tempat usahanya harus lebih layak dan membanggakan,” tegasnya.
menurutnya, selama ini masih banyak pelaku UMKM yang berjuang dengan kondisi tempat usaha yang kurang representatif. padahal, tampilan dan kenyamanan lokasi sangat berpengaruh terhadap daya tarik konsumen.
kalau omset meningkat tapi tempat jualannya tidak layak, itu belum mencerminkan kemajuan. kita ingin mereka punya ruang usaha yang baik, bersih, dan menarik sehingga mampu mendatangkan pelanggan baru,” lanjutnya.
kawasan UMKM Central ini dirancang tidak hanya sebagai tempat berdagang, tetapi juga sebagai destinasi baru bagi masyarakat. dengan konsep penataan yang rapi dan bernilai estetika, area ini diharapkan mampu menjadi magnet ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial yang hidup.
sebanyak sekitar 30 pelaku UMKM akan ditampung di kawasan tersebut. Prioritas diberikan kepada pedagang yang selama ini telah berjualan di sekitar lokasi, namun pemerintah tetap membuka peluang bagi pelaku usaha lain dari berbagai wilayah di Deli Serdang.
lebih jauh, Bupati menekankan bahwa pembangunan ini memiliki dampak yang lebih luas, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru.
yang kita harapkan bukan hanya transaksi jual beli, tetapi juga terbukanya peluang kerja. UMKM harus menjadi motor penggerak ekonomi dan mampu menyerap tenaga kerja,” ujarnya.
langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Dengan adanya pusat UMKM yang terintegrasi, diharapkan terjadi peningkatan kualitas produk, pelayanan, hingga daya saing pelaku usaha lokal.
tak hanya fokus pada sektor ekonomi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan sejumlah rencana pembangunan fasilitas publik lainnya. di antaranya lokasi pembangunan Kantor Koramil 06/Lubuk Pakam, arena sepatu roda, lapangan basket, serta lapangan futsal di kawasan perkantoran pemerintah.
kehadiran berbagai fasilitas ini menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga keseimbangan antara ruang usaha, ruang publik, dan aktivitas masyarakat.
dengan dimulainya pembangunan UMKM Central ini, Lubuk Pakam tidak hanya dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai simpul baru pertumbuhan ekonomi rakyat. Sebuah langkah yang diharapkan mampu membawa pelaku usaha kecil keluar dari keterbatasan menuju kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik.
Ilham Gondrong


















