LUBUK PAKAM | TribuneIndonesia.com – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus menunjukkan langkah konkret dalam mengimplementasikan kebijakan efisiensi sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang kini memasuki pekan kedua, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekedar seremoni penutupan jalan dari kendaraan bermotor. lebih dari itu, CFD menjadi representasi kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan publik mulai dari penghematan energi, penurunan tingkat polusi udara, hingga penciptaan ruang interaksi sosial yang sehat dan inklusif.
Sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi, Pemkab Deli Serdang memanfaatkan momentum CFD sebagai solusi sederhana namun berdampak luas. Dengan berkurangnya penggunaan kendaraan bermotor selama kegiatan berlangsung, konsumsi bahan bakar dapat ditekan, kualitas udara meningkat, dan masyarakat memperoleh ruang terbuka yang nyaman untuk beraktivitas.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang, S.STP, M.Si, menegaskan bahwa CFD akan dijadikan agenda rutin setiap hari Rabu.
ini bukan hanya soal menutup jalan dari kendaraan. CFD adalah ruang bersama bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat, mempererat kebersamaan, dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan,” ujarnya di Lubuk Pakam, Kamis (23/4/2026).
menurut Sandra, CFD juga telah berkembang menjadi wadah multifungsi. Selain dimanfaatkan untuk olahraga seperti jalan santai, bersepeda, dan senam, kegiatan ini turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
CFD kini menjadi ruang sosial sekaligus ekonomi. UMKM mendapat peluang, masyarakat mendapatkan manfaat kesehatan, dan lingkungan pun lebih terjaga,” tambahnya.
tidak hanya itu, Pemkab Deli Serdang juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini. Komunitas sepeda, pegiat lingkungan, hingga kalangan pelajar turut ambil bagian, menjadikan CFD sebagai gerakan kolektif lintas generasi.
Edukasi lingkungan pun menjadi bagian penting dalam setiap pelaksanaan CFD. Kampanye pengurangan sampah plastik, ajakan menjaga kebersihan, serta penyadaran akan pentingnya ekosistem berkelanjutan terus digaungkan di tengah masyarakat.
dengan konsistensi pelaksanaan setiap pekan, pemerintah berharap CFD tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga budaya baru di tengah masyarakat Deli Serdang.
harapannya, kualitas udara semakin membaik dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat terus tumbuh. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” tutup Sandra.
langkah ini menegaskan bahwa kebijakan publik tidak selalu harus besar dan mahal. Dalam kesederhanaannya, CFD justru menjadi bukti bahwa perubahan nyata bisa dimulai dari ruang-ruang kecil jalan yang ditutup sementara, namun membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Ilham Gondrong


















