LUBUK PAKAM | TribuneIndonesia.com —Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mulai bergerak cepat menata wajah ibu kota kabupaten. Program penataan kabel utilitas resmi digulirkan di Kecamatan Lubuk Pakam dengan menjadikan lima ruas jalan utama sebagai proyek percontohan bertajuk “Deli Serdang Bebas Kabel Udara”.
langkah ini bukan hanya penataan teknis, melainkan bagian dari transformasi besar menuju wajah kota yang lebih modern, rapi, dan berdaya saing. Total sepanjang 3,8 kilometer kabel udara akan dimigrasikan menjadi kabel tanam dalam tahap awal ini.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Janso Sipahutar, mengungkapkan bahwa pelaksanaan penataan dilakukan di bawah koordinasi Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).
adapun lima ruas jalan yang menjadi fokus penataan meliputi.
Jalan Sutomo sepanjang 503 meter
Jalan Diponegoro sepanjang 703 meter
Jalan Thamrin sepanjang 698 meter
Jalan Sudirman sepanjang 1.019 meter
Jalan Ahmad Yani sepanjang 955 meter
penataan ini merupakan langkah konkrit dalam memperindah wajah Kota Lubuk Pakam. Kita ingin menghilangkan kesan semrawut akibat kabel udara dan menggantinya dengan sistem kabel tanam yang lebih aman dan estetis,” ujar Janso, Kamis (23/4/2026).
Ia menegaskan, meskipun pelaksanaan teknis berada di tangan APJATEL, pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan ketat agar pekerjaan berjalan sesuai standar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
lebih jauh, penataan ini juga selaras dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menjadi bagian dari persiapan Deli Serdang sebagai tuan rumah dua agenda besar nasional pada Juli mendatang, yakni HUT ke-26 APKASI dan ajang Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026.
Kita targetkan selesai pada Juni. Karena di Juli, Deli Serdang akan menjadi pusat perhatian nasional. Wajah kota harus siap, bersih, dan tertata,” tegasnya.
Sebelum pelaksanaan, koordinasi lintas sektor telah dilakukan guna memastikan proses berjalan tertib, terukur, serta meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar. Tahap awal kini telah dimulai, dan pemerintah memastikan program ini tidak berhenti di Lubuk Pakam saja.
Ke depan, penataan akan diperluas ke ruas jalan lainnya. Kunci keberhasilannya ada pada koordinasi yang kuat antara pemerintah dan penyelenggara jaringan,” tambahnya.
Pemerintah juga mengajak masyarakat, khususnya warga Lubuk Pakam yang berada di sekitar lokasi pekerjaan, untuk turut mendukung program ini. Dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat terwujudnya kota yang bersih dari kabel semrawut.
Dengan dimulainya proyek ini, Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk berbenah. Bukan hanya membangun, tetapi juga menata menghadirkan wajah kota yang layak dibanggakan di hadapan nasional.
Ilham Gondrong


















