Irsan Mahasiswa Simeulue Pertanyakan Perkembangan Penyidikan dugaan Korupsi Dana Baitul Mal Kabupaten Simeulue

- Editor

Jumat, 17 April 2026 - 14:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simeulue Tribune Indonesia.com
Mahasiswa Simeulue Irsan Pertanyakan Komitmen Kejari Simeulue Berantas Korupsi: “Jangan Digantung, Kalau Iya Tetapkan, Kalau Tidak SP3-kan”

Mahasiswa asal Kabupaten Simeulue, Irsan, secara terbuka mempertanyakan komitmen Kejaksaan Negeri Simeulue dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Desakan ini mencuat setelah penanganan dugaan penyimpangan Dana Baitul Mal Kabupaten Simeulue dinilai berlarut-larut dan belum memberikan kepastian hukum kepada publik.

“Kejari sudah menyatakan komitmen berantas korupsi. Kami tagih pembuktiannya. Jangan sampai kasus yang indikasi awalnya sudah kuat justru mentok di penyidikan tanpa ujung,” tegas Irsan, Kamis 16/4/2026.

Persoalan Objek Perkara Dana Baitul Mal Kabupaten Simeulue yang bersumber dari zakat, infak, sedekah, dan dana hibah keagamaan.

Dugaan Masalah Mencuat informasi di masyarakat terkait dugaan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan dana umat tersebut. Proses di Kejari Simeulue disebut sudah masuk tahap penyidikan, namun hingga April 2026 belum ada penetapan tersangka.

Ketidakpastian hukum menimbulkan keresahan ,diduga Masyarakat ragu menyalurkan ZIS ke Baitul Mal, dan nama baik lembaga ikut terseret.

“Kami tidak dalam posisi memvonis. Asas praduga tak bersalah tetap kami hormati. Tapi hukum acaranya jelas: kalau dua alat bukti cukup, tetapkan tersangka. Kalau tidak cukup, hentikan penyidikan dengan SP3. Jangan digantung berbulan-bulan,” ujar Irsan.

Baca Juga:  Sengketa Tanah Berujung Somasi: Guntur Togap Marbun Laporkan Penyebaran Berita Hoaks di Medan

Menurutnya, menggantung status perkara sama bahayanya dengan membiarkan korupsi. Sebab, selain menunda keadilan, juga merusak kepercayaan publik pada APH dan lembaga keagamaan daerah.

Kami berharap Kejari Simeulue segera sampaikan update penyidikan ke publik. Berapa saksi diperiksa, ahli apa yang diminta, kendalanya di mana, Beri batas waktu yang jelas. Dalam 30 hari kerja ke depan harus ada perkembangan signifikan naik ke penuntutan atau dihentikan. “uangkapnya”Libatkan BPK RI Perwakilan Aceh atau Inspektorat Provinsi Aceh untuk audit investigatif agar hasil penyidikan punya sandingan data yang kuat. Jika memungkinkan RDP dengan DPRK Kejari diminta bersedia hadir dalam Rapat Dengar Pendapat bersama DPRK Simeulue khusus membahas penanganan kasus Baitul Mal agar publik tahu langsung .

Kami menekankan Urgensi Dana Umat Menyangkut hak kaum dhuafa yang tidak boleh ditunda.Jika tidak terbukti, nama Baitul Mal harus dipulihkan. Jika terbukti, pelaku harus diproses agar ada efek keadilan.

“Kami dukung Kejari berantas korupsi tanpa pandang bulu. Tapi dukungan itu harus dibalas dengan kinerja. Simeulue butuh bukti, bukan janji,” tutup Irsan.

Hingga rilis ini diterbitkan, Kejari Simeulue belum memberikan keterangan pers terbaru terkait perkembangan penyidikan dugaan penyimpangan Dana Baitul Mal Kabupaten Simeulue.
“Rifqi Candra Gunawan, SH”

Berita Terkait

Dokter Spesialis Anak Bukan Menolak Tugas, Persoalkan Kesesuaian Penempatan dan Kompetensi
Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan
Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:17

Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan

Sabtu, 7 November 2026 - 17:00

Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus

Sabtu, 7 November 2026 - 13:02

Danrem Bhaskara Jaya Ajak Prajurit Teladani Semangat Pahlawan melalui Doa Syukur Hari Pahlawan 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:47

Antisipasi Bencana, Polres Bireuen Gelar Latihan Penyelamatan Korban Tenggelam di Laut Jangka

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44

Sinergi Cegah Narkoba, Razia Gabungan di Lapas Bireuen Pastikan Kamar Hunian Steril

Sabtu, 7 November 2026 - 11:39

FPI Bireuen Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Korban Banjir Bandang di Samalanga

Jumat, 6 November 2026 - 15:15

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 15:14

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung Altin Abraham Tumengkol SIP, M.Si  saat memberikan Materi Pinter Bermedsos kepada Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Bitung. (ft. Dinas Kominfo Bitung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:57