Cegah Banjir Susulan, HRD Minta Semua Pihak Selamatkan Hutan Aceh

- Editor

Senin, 13 April 2026 - 12:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Mengingat Aceh rentan terhadap cuaca ekstrem, Anggota DPR RI, H Ruslan Daud atau akrab disapa HRD, mengajak semua pihak untuk menjaga ekosistem hutan, guna mencegah banjir dan tanah longsor susulan.

Hal itu dikatakan HRD yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Pidie, di Aula Hotel Safira Sigli, Senin (13/4/2026).

Bahkan saat menyanyikan lagu Himne Aceh pada acara pembukaan Muscab, HRD sempat menunjukkan teks lagu Himne Aceh “Aceh meusyuhu.. Makmue ngoen meugah..Sabe tajaga Aceh Mulia”.

Disebutkan HRD, banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh November 2025 kemarin, telah menelan banyak korban jiwa dan harta benda masyarakat serta hancurnya berbagai infrastruktur serta fasilitas umum di 18 kabupaten/kota di Bumi Serambi Mekah.

Kondisi ini akibat ulah tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dengan menebang hutan, sehingga hutan menjadi gundul serta banyak yang beralih fungsi menjadi kebun sawit.“Akibat alih fungsi hutan, yang beruntung hanya segelintir orang, sedangkan yang rugi masyarakat banyak, ini patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, jangan membiarkan hutan Aceh terus gundul,” tegas anggota DPR RI dua periode ini.

Baca Juga:  PNBP Sumatera Utara Capai Rp1,28 Triliun hingga Mei 2025, Tumbuh Stabil dan Positif

Hutan Aceh, terutama di kawasan Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Kabupaten Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, serta hampir seluruh Aceh, perlu dilindungi dari alih fungsi lahan agar kembali berfungsi sebagai penyerap air alami.

“Kawasan hutan lindung harus dijaga untuk mencegah pembukaan lahan baru. Begitu juga sungai yang sudah dangkal perlu pengerukan lagi dan pembersihan sisa kayu gelondongan akibat deforestasi untuk melancarkan aliran air,” ujar HRD.

Selain itu perlu mengedukasi warga tentang bahaya alih fungsi lahan dan mencegah pembangunan pemukiman di kawasan rawan bencana (bantaran sungai/lereng curam).“Melalui rehabilitasi hutan dan pengawasan yang lebih ketat, risiko banjir bandang akibat curah hujan tinggi yang menerjang kawasan hutan yang rusak, dapat dikurangi secara signifikan,” demikian pungkas HRD. (*)

Berita Terkait

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:30

GRPK Kawal Sejumlah Laporan, Progres Penanganan Dibahas Bersama Kasat Reskrim Polres Deli Serdang

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

Lepas Kepergian Sang Istri, Jurnalis Bitung Lukman Sampaikan Apresiasi untuk Semua Pihak

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 07:14

Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Berita Terbaru