Ridwan Hisjam: Hilirisasi Berbasis Teknologi adalah Kunci Kedaulatan Ekonomi Jawa Timur

- Editor

Selasa, 7 April 2026 - 07:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur|tribuneindonesia.com

Politisi senior sekaligus tokoh penggerak ekonomi nasional, Ir. H. M. Ridwan Hisjam, menekankan bahwa penguatan daya saing Jawa Timur di kancah global hanya dapat dicapai melalui percepatan hilirisasi berbasis teknologi. Dalam pandangannya, Jawa Timur harus segera menyudahi era ketergantungan pada penjualan bahan mentah dan beralih menjadi pusat industri nilai tambah di Asia Tenggara.

Menurut Ridwan Hisjam, posisi geografis dan kekayaan sumber daya alam Jawa Timur merupakan modal besar yang tidak akan memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan rakyat jika tidak dibarengi dengan lompatan teknologi, Selasa (07/04/2026).

“Jawa Timur adalah jantung ekonomi Indonesia Timur. Namun, kita tidak boleh terjebak hanya menjadi penyedia bahan baku. Kunci kedaulatan ekonomi kita ada pada hilirisasi. Kita harus mengolah hasil bumi kita sendiri dengan teknologi terbaru agar nilai tambahnya dinikmati oleh masyarakat kita sendiri,” ujar Ridwan Hisjam dalam keterangannya di Surabaya.

Tiga Pilar Gagasan Ridwan Hisjam untuk Jawa Timur:

  1. Transformasi Teknologi 5.0 dan AI serta Digitalisasi Industri. Ridwan Hisjam mendorong agar industri manufaktur di Jawa Timur melakukan adopsi teknologi secara masif. Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan efisiensi produksi dan standarisasi kualitas produk agar mampu menembus pasar ekspor yang ketat.
  2. Hilirisasi Agroindustri sebagai Benteng Ketahanan Pangan. Sebagai lumbung pangan nasional, beliau menegaskan bahwa hilirisasi di sektor pertanian (Agroindustri) harus menjadi prioritas. “Kita ingin melihat petani Jawa Timur tidak hanya menjual gabah atau jagung mentah. Dengan teknologi pengolahan, kita bisa menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai jual berkali-kali lipat dan daya simpan yang lebih lama,” tambahnya.
  3. Sinergi Strategis “Pentahelix”, Dalam gagasannya, Ridwan Hisjam menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan kaum akademisi. Beliau mendorong optimalisasi riset dari perguruan tinggi di Jawa Timur untuk diterapkan langsung dalam industri skala besar maupun UMKM.
Baca Juga:  Pemilik Sumur Minyak Bisa Jual ke Pertamina Mulai 1 Agustus 2025

Membangun Ekonomi yang Berkelanjutan Lebih lanjut, tokoh yang dikenal vokal dalam isu energi dan industri ini mengingatkan bahwa hilirisasi di masa depan harus berbasis pada prinsip ekonomi hijau (Green Economy).

Penggunaan energi bersih dalam proses industri akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi produk-produk asal Jawa Timur di pasar global.

“Hilirisasi berbasis teknologi ini adalah wujud nyata dari semangat Kebangkitan Nusantara. Jika Jawa Timur kuat secara industri dan teknologi, maka Indonesia akan memiliki posisi tawar yang tak tergoyahkan di mata dunia,” pungkas Ridwan Hisjam.

Melalui dorongan gagasan ini, diharapkan para pemangku kebijakan dan pelaku usaha dapat bersinergi untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi pelopor hilirisasi yang modern, kompetitif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Oleh: Koningh Anwar & Alimurtazha

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang resmi buka pelatihan Skill Development Center.
Kualanamu Tetap Beroperasi Normal di Tengah Black Out Sumbagut, Sistem Cadangan Bandara Berjalan Optimal
Blackout Berulang Sejak 2024 Bentuk Kejahatan Kemanusiaan, Pecat dan Tangkap Dirut PLN Darmawan Prasodjo!
Negara ikut Melegalkan Korupsi melalui Metode Tender Epurchasing, Ekatalog untuk Pengadaan Barang dan Mini Kompetisi untuk pekerjaan Konstruksi.
Sudah 12 Jam Lebih Sumut Blackout, Bukti GM PLN UID Sumut Tidak Bisa Bekerja
Baitulmal Simeulue Penyaluran Zakat Tahun 2024 Melebihi Target, Di Tahun 2026 Target 12 Milyar
Baitul Mal Simeulue Penyaluran Zakat Tahun 2024 Melebihi Target, Di Tahun 2026 Target 12 Milyar
Anggaran Belasan Miliar Dipertanyakan, Proyek Jalan Simpang Semadam–Lawe Sigala-Gala Tanpa Plang Informasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:31

Pendalaman Target Info Datater Satkowil 2026, Tim Pusterad Mabes TNI Sambangi Polres Badung

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:10

Kapolri Beberkan Inovasi Polri Manfaatkan dan Tingkatkan Produksi Pertanian

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:54

Hari Bakti ke-69, Kodam IX/Udayana Gelar Ziara Rombongan, Bakti Sosial dan Anjangsana

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34

Sinergi TNI-Pemerintah Perkuat Ekonomi Desa, Pangdam IX/Udayana Ikuti Lounching 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Bersama Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:56

Pangdam I/BB Kawal Koperasi Merah Putih, Sumut Siap Bangun 6.110 Unit Demi Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:42

Kodam IX/Udayana Gandeng Akademisi dan Praktisi Atasi Krisis Sampah di Bali

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:52

Brimob Polda Sumut Tebar Kepedulian untuk Rakyat, Hadirkan Harapan di Minggu Kasih

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:41

Sejumlah Pejabat Kodam IX/Udayana Diserahterimakan Termasuk Kapendam

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Satpol PP Bergerak, Bangunan Bermasalah di Pagar Merbau Disorot

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:52