
TRIMBUNE INDONESIA| KUTA CANE. – Keresahan mendalam menyelimuti warga di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Seekor harimau dilaporkan berkeliaran di area pemukiman dan perkebunan yang mencakup empat desa di kecamatan tersebut, memicu ketakutan warga untuk beraktivitas di luar rumah.
Kemunculan satwa predator ini mulai dirasakan warga sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan masyarakat setempat, suara auman harimau terdengar jelas dari arah hutan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
“Warga di empat desa sekarang sangat was-was. Harimau itu sudah terlihat berkeliaran di sekitar ladang dan dekat rumah. Kami mendengar suaranya sangat dekat, terutama saat malam hari,” ujar salah satu warga setempat, Sabtu (4/4/2026).
Kondisi ini menyebabkan aktivitas ekonomi warga, terutama para petani yang bergantung pada hasil kebun di pinggiran hutan TNGL, menjadi lumpuh total. Warga mengaku takut diterkam jika nekat pergi ke ladang.
Masyarakat Ketambe mendesak pihak berwenang, khususnya pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser

(BBTNGL) dan BKSDA Aceh, untuk segera mengambil tindakan pengamanan. Warga berharap petugas segera turun ke lokasi untuk melakukan penghalauan atau evakuasi terhadap harimau tersebut agar tidak terjadi konflik fisik antara manusia dan satwa dilindungi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga di lingkungan masing-masing dan membatasi mobilitas, terutama pada sore dan malam hari, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ***



















