Ubud Food Festival 2026 Merayakan Petani dan Ikon Kuliner dari Indonesia dan Sekitarnya

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gianyar|Tribuneindonesia.com Ubud Food Festival kembali hadir pada 28-31 Mei 2026 dengan menampilkan deretan awal talenta kuliner Indonesia dan internasional, menjelang pengumuman program lengkapnya. Sebagai salah satu festival kuliner berpengaruh di Asia Tenggara, festival ini terus mendorong diskusi di tingkat regional tentang cita rasa, keberlanjutan, dan identitas budaya.

Dengan tema Farmers: Guardians of Land and Sea, festival tahun ini mengangkat peran para tangan yang memberi kita pangan. Dari tanah vulkanik hingga pesisir yang berbalut garam, edisi 2026 menyoroti para petani, nelayan, dan produsen yang menjaga keberlanjutan kisah luar biasa kuliner Indonesia.

Selama empat hari, Ubud akan menjadi tempat perayaan kuliner yang semarak. Di ruang terbuka Taman Kuliner, para chef, petani, perajin, dan pecinta kuliner berkumpul di bawah langit Bali untuk merayakan festival yang semarak dan penuh inspirasi.

Pengunjung dapat menikmati demo memasak yang seru serta puluhan vendor pilihan di Food Market gratis, bersama pengalaman bersantap di berbagai lokasi menarik di Ubud. Program festival ini juga menghadirkan diskusi kuliner, masterclass interaktif, dan tur kuliner pilihan, yang menampilkan beragam hidangan dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

“Melalui tema tahun ini, Farmers: Guardians of Land and Sea, kami menempatkan para petani sebagai tokoh utama,” ujar Founder dan Director Janet DeNeefe. “Mereka bukan sekadar pemasok. Mereka adalah penjaga keanekaragaman hayati, pembawa pengetahuan, dan perawat budaya. Setiap hidangan berawal dari kerja dan kepedulian mereka terhadap darat dan laut.”

Memimpin jajaran chef internasional adalah Chef Prin Polsuk dari Bangkok, dari restoran peraih penghargaan Samrub Samrub Thai, la dikenal melalui risetnya terhadap resep-resep tradisional Thailand dan menghadirkan hidangan yang elegan serta berakar kuat pada tradisi, sekaligus menghidupkan kembali cita rasa yang hampir terlupakan.

Dari Australia, Chef Ben Devlin, Executive Chef sekaligus pemilik Pipit, dikenal dengan pendekatannya pada hasil laut pesisir, seafood berkelanjutan, serta teknik memasak dengan api kayu yang khas. Pendekatan ini sejalan dengan tema Festival yang merayakan darat dan laut.

Baca Juga:  Hasil Pemeriksaan Satpol PP dan Pansus, Perizinan Nuanu Dinyatakan Lengkap

Bersama jajaran chef internasional lainnya, hadir pencipta inovasi pastry Kate Reid dari Lune Croissanterie di Melbourne. Memoarnya yang laris, Destination Moon, menceritakan perjalanannya dari disiplin dunia teknik hingga menciptakan croissant yang seluruh dunia. terkenal di

Melengkapi jajaran chef internasional adalah Chef Frank Camorra kelahiran Spanyol, pemilik restoran ikonik MoVida di Melbourne. Sebagai pelopor tapas Spanyol modern di Australia, ia membawa semangat makan bersama dan kebersamaan ke Bali, di mana berbagi makanan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menghadirkan program minuman yang istimewa adalah mixologist asal Australia Darren Leane dari Caretaker’s Cottage, restoran peraih penghargaan. Dikenal dengan tekniknya yang kreatif dan kombinasi rasa yang berani, Leane terus mendefinisikan ulang budaya koktail kontemporer dengan presisi dan gaya khasnya.

Mewakili dinamika kuliner Indonesia kontemporer adalah Chef Jovan Koraag dari restoran populer Jakarta, Mata Karanjang. Versi masakan Manadonya yang berani penuh rasa pedas, warna, dan intensitas, membawa cita rasa hidup Sulawesi Utara ke panggung Festival.

Sorotan Festival tahun ini adalah petani cokelat Bali, Agung Widyastuti, yang dedikasinya pada kakao lokal mencerminkan semangat tema Festival. Lewat karyanya, ia menyoroti ketahanan, keberlanjutan, dan pengetahuan lintas generasi, mengingatkan kita bahwa setiap gigitan lezat berawal dari tanah.

“Kami menghadirkan para chef, petani, produsen, dan pemikir untuk menciptakan lebih dari sekadar Festival,” ujar Janet DeNeefe. “Ini adalah perayaan seluruh ekosistem pangan. Dengan tema Farmers: Guardians of the Land and Sea, kami juga mengingat tanggung jawab bersama untuk menjaga bahan pangan, tradisi, dan masa depan kuliner di Indonesia maupun di dunia.”

Festival akan berlangsung pada Karnis, 28 Mei hingga Minggu, 31 Mei 2026. Program lengkap, termasuk penjualan tiket untuk Special Events, Masterclass, Chef’s Table, dan Food Tour akan mulai dijual pada awal April.(red)

Berita Terkait

Bio Fighter Mengurai Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Tanpa Bau
Pulau Sumba, Kekayaan Alam dan Budaya Nusantara yang Tak Terlupakan
Pandawa Festival 2025 Jadikan ajang Promosi Seni Budaya dan UMKM
Hasil Pemeriksaan Satpol PP dan Pansus, Perizinan Nuanu Dinyatakan Lengkap
Raih Tiga Penghargaan di Ajang Luxury Lifestyle Awards 2025 The Sayan House Villa Buktikan Penginapan yang Artistik
Nikmati Christmas Eve Dinner dan New Year’s Eve Celebration di Quest Vibe Dewi Sri-Bali dan Dapatkan Diskon Special
Badan FKSPA Besakih Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
Sukses Gelar Tropical Architecture Course 2025 PIB Collage Berkolaborasi Dengan HafenCity University Jerman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:44

Polda Bali Terima Audiensi Panitia Nasional Nyepi, Siap Amankan Puncak Dharmasanti 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:57

Dukung Ketahanan Pangan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bagikan Benih Padi kepada Kelompok Tani Jeumpa Sikureung

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:53

Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Perkuat Pinggir Jembatan Aramco

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:06

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Kebut Pengerasan Jalan di Desa Jeumpa Sikureung

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:05

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Lakukan Penimbunan Material Batu untuk Perkuat Badan Jalan

Senin, 9 Maret 2026 - 11:29

Polda Bali Kerahkan 2.076 Personel, KRYD Digencarkan Jelang Operasi Ketupat Agung 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 05:57

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Lanjutkan Pemasangan Batu di Jembatan Aramco Titik Pertama

Senin, 9 Maret 2026 - 04:19

Pemasangan Pintu MCK Sasaran Ke-4 TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Masuki Tahap Penyelesaian

Berita Terbaru