Manado | TribuneIndonesia.com –Mengawali agenda akhir pekan, Wali Kota Manado kembali turun ke lapangan guna memimpin aksi kerja bakti massal di sepanjang pesisir Pantai Sindulang, Sabtu (7/03/26).
Mengenakan pakaian olahraga, orang nomor satu di Manado tersebut tampak membaur bersama ratusan aparatur sipil negara (ASN) pada jumat (06/03) pagi untuk membersihkan tumpukan sampah di area tersebut.
Kegiatan rutin setiap Jumat ini dilakukan sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional Gerakan Indonesia ASRI.
Keterlibatan langsung Wali Kota Andrei Angouw dalam agenda ini menunjukkan komitmen kuat terhadap kelestarian ekosistem pesisir.
Tidak hanya sekadar memantau, ia terjun langsung bersama jajaran dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perangkat kecamatan, hingga tingkat kelurahan dan lingkungan.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah kegiatan kerja bakti ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen birokrasi dalam menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya peran aparat pemerintah sebagai edukator bagi masyarakat.
Ia menginstruksikan seluruh jajarannya agar tidak bosan mendorong warga untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Fokus utama edukasi ini menyasar pada pengurangan limbah plastik, mengingat jenis sampah ini memiliki karakteristik yang sangat sulit terurai dan dapat bertahan hingga ratusan tahun di alam.
Lebih lanjut, Wali Kota Andrei memperingatkan dampak sistemik dari pembuangan limbah ke sungai dan laut.
Menurutnya, tindakan tidak terpuji tersebut merupakan ancaman serius yang merusak rantai ekosistem dan meracuni biota laut.
Pencemaran yang terjadi tidak hanya berdampak pada lingkungan fisik, tetapi juga dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat pesisir akibat rusaknya sumber daya alam yang ada di bawah laut.
Dari sisi estetika, kebersihan wilayah pesisir disebut sebagai kunci utama dalam memoles wajah kota.
Kawasan pantai yang dipenuhi sampah akan menciptakan kesan kumuh yang menjauhkan Manado dari citra kota yang indah.
Penekanan pada kebersihan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung sektor pariwisata yang kini menjadi salah satu pilar ekonomi andalan bagi ibu kota Sulawesi Utara tersebut.
Aksi bersih-bersih ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta jajaran pejabat teras Pemkot Manado.
Terpantau di lokasi, Sekretaris Kota (Sekot) Manado dr. Steaven Dandel M.Ph, mendampingi para kepala SKPD, Camat Tuminting, serta para Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan yang bahu-membahu membersihkan sisa-sisa material plastik di sepanjang bibir pantai. (talia)



















