​Sinergi TNI AL dan Pemprov Sulut Jamin Stabilitas Pangan di Bitung

- Editor

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | TribuneIndonesia.com

Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr. Hanla., CRMP., menghadiri peluncuran perdana Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Kota Bitung, Rabu (25/02/26).

Kehadiran perwira menengah TNI AL ini menjadi simbol dukungan kuat institusi militer terhadap program strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

​Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, meresmikan langsung kegiatan tersebut pada Rabu (25/02).

Bertempat di kawasan strategis sekitar Pasar Takjil, seremoni pembukaan ini menandai langkah konkret pemerintah dalam melakukan intervensi pasar guna menekan lonjakan harga kebutuhan pokok di wilayah Sulawesi Utara.

​Inisiatif ini dirancang sebagai jaring pengaman sosial bagi warga Bitung dalam menghadapi fluktuasi harga pangan.

Fokus utama dari Gerakan Pangan Murah tersebut adalah memastikan masyarakat dapat mengakses komoditas dasar dengan harga terjangkau, terutama saat intensitas konsumsi rumah tangga mulai merangkak naik.

Baca Juga:  Anak GAM Meminta KPK-RI untuk benar-benar mengawasi dan mengaudit secara menyeluruh pengelolaan dana Otsus di Aceh.

Momentum pelaksanaan GPM ini dinilai sangat krusial mengingat semakin dekatnya periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Pemerintah daerah berupaya mengantisipasi potensi inflasi musiman dengan menyediakan suplai bahan pangan yang harganya berada di bawah rata-rata harga pasar reguler.

​Meski kuota bahan pangan yang dialokasikan dalam operasi pasar ini masih memiliki keterbatasan volume, distribusi dipastikan bakal menyentuh seluruh kabupaten dan kota secara proporsional.

Pola pemerataan ini diambil agar asas manfaat dari program ketahanan pangan dapat dirasakan secara kolektif oleh seluruh lapisan masyarakat di Bumi Nyiur Melambaikan.

​Melalui kolaborasi antara jajaran TNI AL dan pemerintah daerah, diharapkan tercipta stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di tingkat akar rumput.

Sinergitas lintas instansi ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan bentuk nyata komitmen negara dalam menjaga kesejahteraan warga sekaligus memperkokoh kedaulatan pangan di daerah. (Kiti)

Berita Terkait

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup
​Jawab Pertanyaan Tajam Jurnalis, AKP Abdul Natip Anggai Beri Pelajaran Berharga Lewat Pendekatan Moral
IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah
Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat
​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey
Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan
​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026
​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:48

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:24

​Jawab Pertanyaan Tajam Jurnalis, AKP Abdul Natip Anggai Beri Pelajaran Berharga Lewat Pendekatan Moral

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:09

IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:33

​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Bangun Fasilitas Sumur Bor di Makawidey

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:15

Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37

​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:22

​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:01

​Sengketa Lahan di Bitung, Puluhan Penggarap Nekat Cabut Plang Penyitaan Negara

Berita Terbaru