AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir bandang tanah longsor di Aceh (Foto Ist)
Bencana banjir bandang tanah longsor di Aceh (Foto Ist)

Banda Aceh — Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Provinsi Aceh mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk melakukan supervisi ketat terhadap pengelolaan dana bencana yang telah dikucurkan pemerintah pusat ke Aceh. Desakan ini disampaikan guna mencegah potensi penyelewengan anggaran di tengah situasi darurat.

Koordinator Wilayah AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi, menyatakan bahwa aliran Dana Efisiensi Khusus serta dana kolektif Transfer ke Daerah (TKD) memiliki risiko tinggi terhadap penyalahgunaan apabila tidak diawasi secara serius oleh lembaga antirasuah.

Koordinator Wilayah AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi (Foto.Ist)
Koordinator Wilayah AMAN Aceh, Syafyuzal Helmi (Foto.Ist)

“Dana ini jumlahnya sangat besar dan bersifat darurat. Dalam kondisi seperti ini, prosedur sering dipercepat dan pengawasan berpotensi longgar. Karena itu, kami meminta KPK hadir sejak awal untuk melakukan supervisi dan pencegahan,” ujar Syafyuzal di Banda Aceh, Rabu (29/1/2026).

AMAN Aceh menyampaikan sejumlah tuntutan utama, di antaranya meminta KPK memantau proses pengadaan barang dan jasa dalam proyek rehabilitasi serta rekonstruksi infrastruktur agar terhindar dari praktik suap dan mark-up anggaran. Selain itu, AMAN juga mendorong Pemerintah Aceh untuk membuka secara transparan data penyaluran bantuan sosial dan dana darurat kepada publik.

Baca Juga:  Miris! Pedagang Pajak Bakaran Batu Lubuk Pakam Berjualan Semrawut, Disperindag Deli Serdang Diduga Tutup Mata

Pengawasan khusus, lanjut Syafyuzal, juga perlu difokuskan pada daerah penerima hibah dalam jumlah besar seperti Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, guna memastikan dana benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak bencana.

“Jangan sampai tragedi bencana justru berubah menjadi ladang bisnis bagi pihak-pihak tertentu. Mahasiswa akan menjadi mata dan telinga rakyat. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, kami siap melaporkannya secara resmi,” tegasnya.

Syafyuzal menambahkan, AMAN Aceh mendukung penuh upaya rekonstruksi dan pemulihan pascabencana di Aceh. Namun, menurutnya, seluruh proses pembangunan harus dilandasi prinsip kejujuran dan akuntabilitas.

“Kami akan terus mengawal aliran dana bencana ini agar benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus
Jalan Damai Tumpatan Nibung Mulus, Warga Apresiasi Gerak Cepat Dinas SDMBK
Masyarakat Desa Lantik Surati Bupati Simeulue Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tahun 2023, 2024 dan 2025.
Ada Apa Ni ? CV. Niscala Prima : di duga Kebal hukum Beberapa Kali Temuan BPK Slalu Dapat Pekerjaan .
Empat Pelaku Judi di Aceh Tenggara Jalani Hukuman Cambuk
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18

Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:23

Kadis Sosial Agara Akui Telah Kembalikan Dana Anak Yatim Panti Asuhan

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:15

JPN Kejari Bireuen Menangkan Gugatan PTUN Atas Keuchik Garot Kecamatan Pandrah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 12:48