Fraksi PAS, Demokrat, dan PAN, Sesalkan Kebijakan Bupati Bireuen Tidak Mengusulkan Huntara

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Ketua Fraksi PAS, Demokrat, dan PAN, Tgk. Razali Nurdin, menyesalkan kebijakan Bupati Bireuen yang tidak mengusulkan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat korban banjir yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Bireuen.

Menurut Tgk. Razali Nurdin, kondisi ini sangat memprihatinkan, terlebih dalam beberapa hari ke depan umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan. Hingga saat ini, masih banyak masyarakat korban banjir yang terpaksa bertahan di tenda-tenda pengungsian dengan kondisi yang serba terbatas dan jauh dari kata layak.

“Ramadan adalah bulan ibadah dan ketenangan. Sangat disayangkan jika masyarakat yang menjadi korban banjir masih harus menjalani hari-hari mereka di tenda pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal yang lebih manusiawi,” ujar Tgk. Razali Nurdin.

Fraksi PAS, Demokrat, dan PAN menilai, alangkah bijaknya jika Bupati Bireuen mengusulkan pembangunan Huntara dan Huntap secara bersamaan. Dengan demikian, sambil menunggu kesiapan hunian tetap (Huntap), masyarakat terdampak dapat terlebih dahulu tinggal di hunian sementara yang lebih layak dan aman.

Lebih lanjut dijelaskan, Huntara tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh sementara, tetapi juga memiliki peran penting dalam pemulihan kondisi psikologis dan kesehatan mental masyarakat terdampak bencana. Hunian yang layak akan memberikan rasa aman, kenyamanan, dan martabat bagi para korban banjir, terutama anak-anak, lansia, dan perempuan.

Baca Juga:  Muspika Kecamatan Batang Kuis Menggelar  Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di ruang aula kantor Desa Tanjung Sari 

Di sisi lain, Fraksi PAS, Demokrat, dan PAN tetap memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Bireuen dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menangani bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Upaya tanggap darurat dan penanganan awal dinilai telah dilakukan dengan cukup baik.

Namun demikian, Fraksi PAS, Demokrat, dan PAN menegaskan bahwa keputusan untuk tidak mengusulkan pembangunan Huntara merupakan sebuah kekeliruan yang bersifat fatal dan perlu segera dievaluasi. Kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan mendesak masyarakat korban banjir yang kehilangan tempat tinggal.

“Oleh karena itu, kami mendesak Bupati Bireuen untuk segera meninjau ulang kebijakan tersebut dan mengambil langkah konkret dengan mengusulkan pembangunan Huntara demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat terdampak,” tutup Tgk. Razali Nurdin. (*)

Berita Terkait

​Jaga Kedaulatan Maritim Utara NKRI, Dankodaeral VIII Tinjau Kesiapan Satuan di Melonguane
Oknum Pejabat Dinasos di duga Sunat Dana Makan Anak Yatim Panti Asuhan Tunas Murni Agara.
Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen Melantik dan Menetapkan PPATS Dalam Kabupaten Bireuen
Dari Balik Jeruji, Produk Warga Binaan Rutan Medan Tembus Pasar dan Dukung MBG
​Polsek Matuari Intensifkan Patroli Dialogis Demi Kondusivitas Wilayah
Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses
Didampingi Sekda, Wakil Bupati Aceh Tengah Sidak RSUD Datu Beru
Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 04:35

Miris! Pedagang Pajak Bakaran Batu Lubuk Pakam Berjualan Semrawut, Disperindag Deli Serdang Diduga Tutup Mata

Selasa, 27 Januari 2026 - 04:03

“Khitanan Berkah” dan Layanan Kesehatan Tahap II, Relawan RSA Bersama PEPABRI, BATARA, dan PENA PUJAKESUNA Perkuat Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang

Senin, 26 Januari 2026 - 11:18

_*Rehab Rekonstruksi Hunian Sementara (Huntara) Graha Kita Desa Seuneubok Saboh Sudah di atas Rata-rata Mencapai Progresnya*_

Senin, 26 Januari 2026 - 10:13

Rutan Kelas I Medan Luncurkan LAKOSTE, Layanan Kunjungan Naik Kelas

Senin, 26 Januari 2026 - 10:07

Ketua DPW P2BMI Tantang Camat Pagar Merbau Buka-Bukaan di Polresta, Dugaan Tanda Tangan di SK Tanah Eks PTPN Menguat

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:37

Aksi Mogok Nakes RSUD Datu Beru Disorot GMNI: Etika Profesi, Pelayanan Publik, dan Potensi Pelanggaran Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:39

Kepala Ruangan Rawat Inap RSUD Datu Beru Khawatir Pelayanan Pasien Tak Maksimal Akibat Mogok Nakes

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:15

Nakes Masih Mogok Kerja, Sejumlah Ruang Rawat Inap RSUD Datu Beru Tak Difungsikan

Berita Terbaru