GMNI Apresiasi Respons Cepat Polres Aceh Tengah Periksa Dugaan Pungli Bantuan Kemensos

- Editor

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saparuda IB, Ketua GMNI Aceh Tengah (Foto TribuneIndonesia/Erwin)
Saparuda IB, Ketua GMNI Aceh Tengah (Foto TribuneIndonesia/Erwin)

Takengon – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah mengapresiasi langkah cepat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah yang menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli) pada penyaluran bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) bagi korban bencana alam hidrometeorologi.

Ketua GMNI Aceh Tengah, Saparuda IB, menilai respons kepolisian tersebut menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat serta menegakkan aturan terhadap dugaan praktik penyimpangan bantuan sosial.

“Kami mengapresiasi kinerja Polres Aceh Tengah yang telah memeriksa dugaan pungli bantuan Kementerian Sosial,” kata Saparuda kepada TribuneIndonesia, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, bantuan dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi korban bencana merupakan hak masyarakat yang harus diterima secara utuh tanpa adanya pemotongan dalam bentuk apa pun.

Baca Juga:  Ketua KIP Aceh Tamiang Rita Afrianti Resmi Diberhentikan Oleh DKPP RI

Ia menegaskan bahwa praktik pemotongan bantuan dengan alasan apa pun tidak dapat dibenarkan dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Apa pun alasannya, pemotongan bantuan tersebut tidak benar. Itu merupakan pungli dan harus ditindak,” tegasnya.

Saparuda juga berharap tim penyidik Polres Aceh Tengah dapat menuntaskan proses pemeriksaan secara profesional serta memberikan keadilan bagi masyarakat korban bencana yang dirugikan akibat dugaan praktik pungli oleh oknum aparatur kampung di wilayah Aceh Tengah.

Berita Terkait

DPC PKB Kota Langsa Buka Penjaringan Pengurus DPAC, Targetkan Mesin Politik Hingga Tingkat Kecamatan
Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak
Distanpan Simeulue Dorong Kemandirian Pangan, Lahan Telantar Disulap Jadi Kebun Cabai
​Sinergi Polri dan Damkar Bitung Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Kecamatan Ranowulu
​Diduga Jadi Korban Fitnah, Tiga Wartawan Bitung Buka Suara Terkait Isu Pemerasan ASN
PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE GANDENG KEJAKSAAN NEGERI SIMEULUE
Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri
Demo Desa Mengarah ke Perusahaan?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:29

Keadilan yang Tak Kunjung Tiba: Di Balik Seruan Kedaulatan Papua dan Maluku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:21

Wanita Cerdas Mengelola Keuangan, Wanita yang Tak Mau Belajar Tetap Berjalan di Tempat

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:10

beranilah negaraku: berikan hak kedaulatan, hentikan perang sia-sia, bangun persaudaraan setara

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:37

Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:13

Jasa Raharja DKI Gelar FGD FKLL, Bersama Stakeholder Petakan Strategi Tekan Kecelakaan di Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:17

PESAN KEBENARAN DAN KEKUATAN

Senin, 25 Mei 2026 - 08:07

Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:54

Gerebek Gubuk Maut di Pancur Ido! Pengedar Sabu Dibekuk Saat Racik Paket Haram, Polisi Sita 2 Gram Narkotika

Berita Terbaru