Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 07:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Warga Dusun Alue U, Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, mengalami isolasi pada awal bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Isolasi terjadi akibat putusnya jembatan gantung yang menjadi akses utama warga, diperparah dengan pemadaman listrik serta sulitnya jaringan telepon seluler akibat banjir. Seni 26 Januari 2026.

Dusun Alue U yang berada di seberang sungai menjadi satu-satunya dusun yang terisolir di Desa Balee Panah. Selama kurang lebih lima hari pertama, seluruh akses keluar-masuk dusun serta akses informasi terkait bantuan tertutup sepenuhnya, sehingga warga tidak dapat keluar wilayah maupun menghubungi pihak luar.

Akibat kondisi tersebut, bantuan baru dapat diterima warga pada hari keenam setelah banjir terjadi.
Geuchik Desa Balee Panah, Muntazzar, mengatakan bahwa pada awal kejadian pihak desa mengalami kesulitan untuk mengetahui kondisi warga di Dusun Alue U karena terputusnya seluruh akses komunikasi.

“Ketika terjadi banjir dan akses terputus dari Dusun Alue U, kami sudah mencoba berbagai cara untuk menghubungi warga di seberang, tetapi tidak bisa mengingat kondisi saat itu. Kemudian kami menggunakan alat semacam walkie talkie sederhana, barulah kami bisa
mendapatkan informasi terkait kondisi warga di seberang,” ujar Muntazzar.

Baca Juga:  Kegiatan gotong royong TNI bersama masyarakat pasca bencana banjir di Kabupaten Bireuen terus berlanjut.

Hingga hampir dua bulan pasca bencana, permasalahan akses bagi warga Dusun Alue U masih belum sepenuhnya teratasi. Saat ini, warga harus menyebrangi setengah bagian sungai dengan berjalan kaki karena kondisi sungai yang dangkal membuat perahu kecil atau getek sulit
bergerak. Setelah itu, penyeberangan dilanjutkan menggunakan getek pada bagian sungai yang lebih dalam.
Selain melalui sungai, terdapat jalan alternatif menuju Dusun Alue U. Namun, jalan tersebut hanya dapat dilalui sepeda motor dengan kondisi medan yang sangat buruk. Jalur ini memiliki kontur naik turun bukit yang curam serta harus melewati beberapa anak sungai kecil, sehingga
sangat berisiko, terutama saat hujan dan pada malam hari karena tidak adanya penerangan.

Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, perekonomian, hingga akses layanan kesehatan. Warga berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari pihak
terkait agar perbaikan jembatan gantung serta akses penyeberangan yang aman dapat segera direalisasikan.(relis)

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26