Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 03:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-4064x3074-0-0#

0-4064x3074-0-0#

Bitung, Sulut|TribuneIndonesia.com

Sebuah insiden korsleting panel listrik mengguncang salah satu pabrik di kawasan Sari Malalugis pada Kamis (22/1) sore sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (26/01/26).

Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menyingkap fakta mengejutkan mengenai buruknya kesiapan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di area kerja tersebut.

​Kepanikan sempat melanda para pekerja ketika percikan api mulai muncul dari panel listrik.

Dalam upaya pemadaman dini, karyawan mencoba menggunakan tabung pemadam seri Firman yang tersedia di lokasi.

Namun naas, alat yang diharapkan menjadi pertahanan pertama tersebut sama sekali tidak mengeluarkan serbuk pemadam alias kosong.

​Kekecewaan mendalam pun dirasakan pihak manajemen perusahaan. Pasalnya, secara administratif, tabung pemadam tersebut tercatat masih dalam masa berlaku setelah menjalani servis rutin pada 11 Desember 2025 lalu.

Kondisi fisik tabung pun tampak meyakinkan dengan segel yang masih utuh dan label laik pakai yang tertera jelas.

​Merespons kegagalan fungsi alat tersebut, pihak perusahaan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Jumat (23/1).

Perusahaan pada awalnya menuntut pertanggungjawaban terkait pengisian tabung, di bawah asumsi bahwa kewenangan pengisian berada di tangan instansi pemerintah tersebut.

​Menanggapi laporan tersebut, Raimond Ayal, selaku Kabid Pencegahan Kebakaran segera meninjau lokasi guna memberikan klarifikasi teknis.

Raimond menegaskan bahwa tugas pokok dan fungsi Damkar terbatas pada inspeksi, edukasi, serta pengecekan tata letak alat keselamatan, bukan pada proses pengisian ulang tabung secara komersial.

Baca Juga:  Perjuangan 943 Hektar Tanah Kesultanan Deli didaerah selambo, Akan Dikawal Hingga Titik Darah Penghabisan

​Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, diketahui bahwa pengisian APAR bermasalah tersebut dilakukan oleh pihak ketiga, yakni CV. D vincen Jaya

Raimond menyebutkan adanya ketimpangan antara data administrasi dan fungsi aktual alat. Meskipun secara tertulis belum kedaluwarsa, kegagalan fungsi ini mengindikasikan adanya masalah serius pada kualitas pengisian.

​Jesica, selaku pemilik perusahaan, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas layanan penyedia jasa tersebut.

Baginya, aspek legalitas sebuah perusahaan penyedia jasa pengisian APAR tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibarengi dengan kualitas produk yang mampu menjamin keamanan aset dan nyawa karyawan.

​Insiden kegagalan APAR ini sempat terekam dalam video internal perusahaan yang menunjukkan keresahan para pekerja saat menghadapi situasi darurat.

Jesica menekankan bahwa ketergantungan pelaku usaha pada APAR sangatlah tinggi sebagai instrumen mitigasi awal sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.

​Pasca-insiden, pihak perusahaan memutuskan untuk beralih ke penyedia jasa lain guna memastikan keamanan di masa depan.

Menariknya, layanan pengisian ulang yang baru ini diberikan secara profesional dan transparan, yang menurut Jesica, jauh lebih memberikan rasa aman dibandingkan layanan sebelumnya yang hanya memberikan janji di atas kertas.

​Di sisi lain, Sekretaris Dinas Damkar, Nimrot, kembali menegaskan bahwa pemilihan vendor pihak ketiga sepenuhnya merupakan hak prerogatif pelaku usaha.

Pihak Damkar akan terus fokus pada aspek edukasi agar pelaku usaha lebih selektif dalam memilih mitra demi memastikan alat keselamatan benar-benar berfungsi saat dibutuhkan. (Kiti)

Berita Terkait

Soleman Dimara Desak Bupati Tindak Kepala Kampung Bermasalah
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 08:41

Soleman Dimara Desak Bupati Tindak Kepala Kampung Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 01:13

Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 01:56

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Soleman Dimara Desak Bupati Tindak Kepala Kampung Bermasalah

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:41

Headline news

Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah

Rabu, 30 Sep 2026 - 07:14