Miris, Kades Sena Diduga Arogan Usir Warga, Kadus VI Dituding Pungli BLT dan Akta Kematian

- Editor

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang Kuis I TribuneIndonesia.com-Kekecewaan warga Dusun VI Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, terhadap aparatur pemerintahan desa kian memuncak. Warga menilai pelayanan publik di desa tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan disertai dugaan sikap arogan hingga praktik pungutan liar (pungli).

Puncak kekecewaan terjadi pada Rabu, 5 Januari 2026, saat sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Sena untuk menyampaikan keluhan. Namun bukannya mendapat penjelasan atau solusi, warga mengaku justru diusir oleh Kepala Desa Sena, Yuli.

Peristiwa tersebut membuat warga meninggalkan kantor desa dalam keadaan kecewa dan merasa aspirasinya tidak digubris.

Tak berhenti di situ, pada Rabu, 14 Januari 2026, warga Dusun VI kembali bergerak. Kali ini mereka mendatangi Kantor Camat Batang Kuis untuk menyampaikan tuntutan secara resmi.

Warga mendesak Camat Batang Kuis serta Bupati Deli Serdang agar mencopot Kepala Dusun VI, yang dinilai telah menyalahi aturan dan mencederai kepercayaan masyarakat.

Kepala Dusun VI yang bernama Cucu Ariadi dituding melakukan berbagai praktik yang merugikan warga. Salah satu yang paling disorot adalah dugaan pungutan liar dalam pengurusan akta kematian.

Warga mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp400 ribu kepada Kadus VI untuk pengurusan dokumen tersebut. Namun hingga berbulan-bulan berlalu, akta kematian yang dijanjikan tak kunjung selesai.

“Uangnya sudah diambil, tapi akta tidak ada sampai sekarang. Kami mempertanyakan ke mana uang itu. Seolah-olah persoalan ini dibiarkan dan ditutup mata,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Selain itu, dugaan pungli juga disebut terjadi dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan. Warga menuturkan, setiap kali bantuan disalurkan, Kadus VI kerap meminta sejumlah uang dengan dalih “uang rokok”.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-80 RI: Wabup Syaiful Anwar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat KBSB Kalianda

Salah seorang warga Dusun VI bernama Seniwati mengungkapkan bahwa Kadus VI diduga meminta Rp50 ribu per orang dari dana BLT.

“Kalau Rp10 ribu mungkin kami masih bisa terima. Tapi Kadus bilang harus Rp50 ribu per orang, kalau tidak, bantuan tidak diberikan,” ujar Seniwati menirukan perkataan Kadus VI.

Padahal, BLT merupakan bantuan dari negara yang seharusnya diterima masyarakat secara utuh tanpa potongan apa pun.

“Tindakan itu sangat tidak pantas. BLT adalah hak warga, bukan untuk dipotong dengan alasan apa pun,” tegas warga lainnya.

Ironisnya, Kadus VI juga diduga merangkap jabatan sebagai petugas keamanan (security) di salah satu sport center. Warga menilai rangkap pekerjaan tersebut bertentangan dengan etika dan aturan pemerintahan desa karena berdampak langsung pada buruknya pelayanan kepada masyarakat.

“Kami jarang mendapat pelayanan yang layak. Kepala dusun sering tidak berada di tempat karena bekerja di luar,” keluh warga Dusun VI.

Atas berbagai persoalan tersebut, warga Dusun VI Desa Sena secara tegas meminta Bupati Deli Serdang agar segera mencopot Kepala Dusun VI. Mereka juga mendesak Camat Batang Kuis, M. Faisal, untuk bersikap tegas dan tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret demi memulihkan kepercayaan masyarakat serta memastikan pelayanan publik di Desa Sena berjalan sesuai aturan dan rasa keadilan.

Ilham Gondrong

 

 

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Siapkan Intervensi Pasar Lindungi Petani
Deli Serdang buru ADIPURA ! wabup Lom Lom, pengelolaan sampah harus lebih serius
Ramadan Fair Deli Serdang Resmi Dibuka, Eks Delimas Plaza Disulap Jadi Pusat Ekonomi Rakyat
Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit
Zakiyuddin Harahap Santuni Anak Yatim di Bukber Gerindra Sumut
Seribu Umat Berdoa Tolak Bala, Hamparan Perak Gaungkan Spirit Religius
Tanam Raya Jagung di Hamparan Perak, Pemkab Deli Serdang dan Polri Perkuat Ketahanan Pangan
Al-Qur’an Pedoman Hidup
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:01

Deli Serdang buru ADIPURA ! wabup Lom Lom, pengelolaan sampah harus lebih serius

Senin, 9 Maret 2026 - 16:28

Ramadan Fair Deli Serdang Resmi Dibuka, Eks Delimas Plaza Disulap Jadi Pusat Ekonomi Rakyat

Senin, 9 Maret 2026 - 10:33

Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit

Senin, 9 Maret 2026 - 01:20

Zakiyuddin Harahap Santuni Anak Yatim di Bukber Gerindra Sumut

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:16

Seribu Umat Berdoa Tolak Bala, Hamparan Perak Gaungkan Spirit Religius

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:40

Tanam Raya Jagung di Hamparan Perak, Pemkab Deli Serdang dan Polri Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:17

Al-Qur’an Pedoman Hidup

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:46

Sebanyak 40 Anak Yatim Menerima Tali Asih dari Pemerintahan Kelurahan Galang Kota

Berita Terbaru

Sosial

Membedah Makna Zakat, Infak, hingga Jihad Harta

Selasa, 10 Mar 2026 - 17:53