Kios Deli Serdang Sehat, Wujud Nyata Upaya Pemkab Kendalikan Inflasi dan Jaga Harga Tetap Terjangkau

- Editor

Minggu, 19 Oktober 2025 - 01:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I TribuneIndonesia. Com-Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan menekan laju inflasi melalui program inovatif Kios Deli Serdang Sehat. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di kawasan pasar tradisional dan pusat kegiatan ekonomi warga.

Kios Deli Serdang Sehat hadir sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Kehadirannya menjadi penopang daya beli warga di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap berubah akibat dinamika ekonomi nasional dan global. Melalui kios ini, masyarakat dapat membeli bahan pangan utama seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, dan telur dengan harga yang jauh lebih hemat dibandingkan harga di pasaran umum.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang telah membuka enam lokasi Kios Deli Serdang Sehat yang tersebar di sejumlah kecamatan. Enam titik tersebut berada di Old Town Pasar Deli Tua Kecamatan Deli Tua, Pasar Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa, Suzuya Plaza Kecamatan Tanjung Morawa, Pasar Pancur Batu Kecamatan Pancur Batu, Pasar Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam, serta Pasar Delimas Kecamatan Lubuk Pakam. Sementara satu lokasi lagi akan segera menyusul di Pasar Gambir Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kehadiran tujuh titik Kios Deli Serdang Sehat ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga stabil dan terjangkau. Setiap kios menjual berbagai komoditas penting dengan harga yang dikontrol langsung oleh pemerintah daerah agar tetap sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat.

Berdasarkan data harga per 19 Oktober 2025, komoditas yang dijual di kios tersebut antara lain beras SPHP seharga lima puluh enam ribu lima ratus rupiah per karung ukuran lima kilogram, minyak goreng merek MinyaKita lima belas ribu rupiah per liter, gula pasir enam belas ribu lima ratus rupiah per kilogram, cabai merah lima puluh lima ribu rupiah per kilogram, cabai hijau dua puluh dua ribu rupiah per kilogram, serta telur ayam ras empat puluh sembilan ribu lima ratus rupiah per papan.

Baca Juga:  Skandal Pokir PKB di Aceh Tenggara: LSM KPK RI Tuding TPM, Kades, dan Kelompok Tani Main Mata Keruk Uang Negara

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap masyarakat semakin mudah memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani oleh lonjakan harga. Program ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi lokal dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga masyarakat.

Selain membantu masyarakat, Kios Deli Serdang Sehat juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah. Dengan semboyan “Harganya Tepat, Bayarnya Hemat”, kios ini menjadi simbol semangat pemerintah daerah dalam mewujudkan Deli Serdang yang sejahtera dan berdaya saing.

Inisiatif ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga mengaku terbantu karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah tanpa mengurangi kualitas barang. Mereka berharap agar program ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui Kios Deli Serdang Sehat, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak hanya menyalurkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat kecil di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu. Langkah sederhana namun berdampak besar ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang dirancang dengan tepat dan berpihak kepada rakyat mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Deli Serdang.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23