Sekdes Cikuya Diduga Mangkir 4 Bulan dan Tipu Warga, GOWI Ngamuk: Pecat Tanpa Kompromi

- Editor

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Aroma tidak sedap kembali tercium dari birokrasi desa di Kabupaten Pandeglang. Sekretaris Desa (Sekdes) Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, diduga kuat mangkir dari tugas selama hampir empat bulan tanpa kejelasan. Ironisnya, selain jarang masuk kantor, sang sekdes juga tersandung kasus dugaan penipuan terhadap salah satu warga yang kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kabar tersebut bukan hanya menimbulkan keresahan masyarakat, namun juga menuai reaksi keras dari kalangan insan pers. Gabungan Organisasi Wartawan Indonesia (GOWI) — yang di dalamnya tergabung Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) dan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang — angkat bicara dan mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk turun tangan serta menindak tegas oknum sekdes tersebut. Selasa (14/10/2025).

Ketua GWI DPC Kabupaten Pandeglang, Reynold Kurniawan, menegaskan bahwa perilaku aparatur desa seperti itu tidak bisa ditolerir karena mencoreng nama baik pemerintahan desa dan menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap sistem birokrasi.

“Kami mendesak DPMD Pandeglang segera turun ke lapangan dan mengambil langkah tegas. Jangan biarkan oknum seperti ini merusak wibawa aparatur desa. Kalau benar terbukti, pecat tanpa kompromi!” tegas Reynold dengan nada tinggi.

Baca Juga:  Tarif Baru Pelabuhan Ferry Bitung Tuai Protes, Warga Nilai Penetapan Sepihak

Sementara itu, Jaka Somantri, Sekretaris Jenderal AWDI DPC Kabupaten Pandeglang, juga menyuarakan hal senada. Ia menilai DPMD dan pihak kecamatan tidak boleh menutup mata terhadap dugaan pelanggaran disiplin berat yang dilakukan oleh oknum Sekdes Cikuya tersebut.

“Ini bukan sekadar persoalan malas ngantor, tapi sudah masuk ranah etik dan hukum. Kalau seorang sekdes bisa bebas tidak masuk kantor selama empat bulan dan diduga menipu warga, berarti ada pembiaran dari atasannya,” tegas Jaka.
“Kami dari GOWI akan terus memantau dan siap mengawal kasus ini hingga tuntas. Jangan sampai masalah ini ditutup-tutupi,” tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, seorang warga Desa Cikuya mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh Sekdes Narmin. Kasus ini bahkan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Patia. Selain itu, pihak Pemerintah Desa Cikuya disebut telah melayangkan surat peringatan (SP 1), namun hingga kini yang bersangkutan belum juga menunjukkan itikad baik untuk kembali bertugas.

Publik kini menanti langkah tegas dari DPMD Pandeglang untuk menunjukkan komitmennya terhadap disiplin aparatur desa dan penegakan integritas birokrasi di tingkat bawah.”(Tim/red)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23