Provokatif & Mengajak Bertindak Densus 88 Bentengi Pelajar Tondano dari Infiltrasi Paham Radikal

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tondano, Sulut|Tribuneindonesia.com

Sebagai upaya proaktif membentengi generasi muda dari ancaman pemikiran berbahaya, Tim Pencegahan/Identifikasi Sosial (Cegah/Idensos) Satgaswil Sulawesi Utara Densus 88 AT Polri menyelenggarakan sosialisasi intensif di SMA Negeri 1 Tondano, Kamis (09/10/25).

Kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk menanamkan imunitas dini di kalangan pelajar terhadap bahaya Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET).

Lokasi strategis di gedung sekolah Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, itu dipadati oleh sekitar 70 siswa-siswi yang terlihat antusias.

Turut hadir dalam acara tersebut, jajaran pimpinan sekolah memberikan dukungan penuh terhadap agenda nasional ini.

Diketahui, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tondano, Amelda Sakul, S.Pd, M.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah, Milla Mamengko, S.Pd., hadir menyambut hangat inisiatif Densus 88 AT tersebut.

Kehadiran mereka menegaskan komitmen institusi pendidikan dalam mendukung upaya preemtif keamanan negara.

Sementara itu, narasumber utama, KOMPOL Irfan Umar selaku Kasubnit Idensos/Pencegahan Satgaswil Sulawesi Utara Densus 88 AT Polri, memaparkan materi secara komprehensif.

Paparannya mencakup pengenalan mendalam terhadap karakteristik paham IRET, yang kerap menyasar anak muda.

“Tujuan utama kami adalah membekali adik-adik pelajar dengan pengetahuan dan kemampuan deteksi dini, sehingga dapat ikut serta dalam upaya pencegahan, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal,”

tegas Kompol Irfan Umar di hadapan para peserta.

Fokus sosialisasi diarahkan pada kerentanan penyebaran paham radikal di kalangan milenial.

Berbagai modus operandi dan contoh kasus aktual dipaparkan untuk membuka wawasan siswa tentang realitas ancaman yang mengintai.

Sesi diskusi interaktif berlangsung dinamis, menandai tingginya minat para pelajar. Pertanyaan-pertanyaan kritis dilontarkan siswa, menunjukkan daya serap mereka yang baik terhadap materi yang disampaikan.

Baca Juga:  Mari Membangun Gampong Demi Kesejahteraan Bersama "Tidak ada lagi perbeda diantara kita"

Selain itu, kemampuan para siswa dalam menjawab kuis dan pertanyaan balik dari tim menjadi barometer keberhasilan sosialisasi. Interaksi dua arah ini menciptakan atmosfer pembelajaran yang hidup dan efektif.

Sebagai langkah konkret tindak lanjut, Tim Densus 88 AT SGW Sulut membagikan informasi call center WhatsApp dan media sosial resmi. Saluran ini diharapkan menjadi alat pelaporan yang cepat dan mudah diakses jika siswa menemukan indikasi IRET.

Tak hanya itu, Kepala Sekolah, Amelda Sakul, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Kami berterima kasih atas edukasi dan bekal berharga ini. Kegiatan berjalan lancar dan benar-benar memberikan pencerahan bagi civitas akademika,

” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pencegahan radikalisme adalah tanggung jawab bersama. Peran sekolah sebagai benteng pertahanan moral bangsa, menurutnya, semakin krusial di era digital.

Kegiatan yang berlangsung dalam satu hari itu tidak hanya berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga berhasil membangun kesadaran kolektif. Setiap individu diajak menjadi agen perdamaian di komunitasnya masing-masing.

Sebagai penutup, sesi foto bersama digelar sebagai simbolisasi komitmen bersama. Gambar itu mengabadikan tekad bulat antara aparat keamanan, pendidik, dan pelajar untuk menjaga lingkungan dari ancaman paham radikal.

Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini, Densus 88 AT Polri berharap dapat mencetak kader-kader muda yang tangguh dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

Upaya preemtif semacam ini dinilai lebih efektif dalam memotong mata rantai penyebaran paham radikal sejak dini. (Kiti)

Berita Terkait

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .
Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?
Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli
Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:47

Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:43

Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x