Jurnalis Adalah Mitra Pembangunan Bukan Musuh : Seruan Bersama Organisasi Wartawan Pandeglang

- Editor

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com

Kebebasan pers merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi. Pers memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan menjadi pilar penting dalam kehidupan berbangsa. Pers bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga pendidik, penghubung, pembentuk opini publik, serta alat kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

Ketua Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kabupaten Pandeglang, Reaynold Kurniawan, menegaskan bahwa jurnalis sejati adalah pewarta kebenaran, bukan pembawa malapetaka seperti yang kerap disalahpahami sebagian pihak.

“Kebebasan pers adalah hak asasi. Wartawan bukan pembuat gaduh, tetapi penjaga nurani publik. Tugas utama mereka adalah menyampaikan kebenaran kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi kode etik dan tanggung jawab moral,” tegas Reaynold. Sabtu (04/10/2025).

Menurutnya, empat fungsi utama pers harus terus dijaga agar peran media tetap berada di jalur yang benar, yaitu:

1. Sebagai Pendidik – Memberikan wawasan dan pengetahuan agar masyarakat semakin cerdas dan kritis.

2. Sebagai Penghubung – Menjadi jembatan antara pemerintah dan rakyat, menyampaikan aspirasi dan kebijakan secara transparan.

3. Sebagai Pembentuk Pendapat Umum – Mengarahkan opini publik yang membangun demi kemajuan bangsa.

4. Sebagai Alat Kontrol Sosial – Mengawasi penyelenggaraan pemerintahan serta mengungkap ketimpangan dan penyimpangan yang terjadi.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Pandeglang, Jaka Somantri, menegaskan bahwa kebebasan pers bukan hanya hak, melainkan juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan hati nurani dan integritas.

Baca Juga:  Sudah 12 Jam Lebih Sumut Blackout, Bukti GM PLN UID Sumut Tidak Bisa Bekerja

“Jurnalis adalah mitra pembangunan, bukan musuh. Mereka berperan menjaga keseimbangan informasi agar publik tidak disesatkan. Namun di sisi lain, wartawan wajib memegang teguh kode etik, tidak boleh memberitakan tanpa data atau fakta yang jelas,” ujar Jaka.

Menurutnya, upaya membungkam pers sama halnya dengan merampas hak rakyat untuk mendapatkan informasi yang benar. Oleh karena itu, setiap pihak — baik pemerintah, lembaga, maupun masyarakat — diharapkan menghormati kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pers yang merdeka dan beretika adalah cermin demokrasi yang sehat. Mari kita jaga bersama agar kebebasan ini digunakan untuk kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi atau golongan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Imron, Pengurus Media Online Indonesia (MOI) DPC Kabupaten Pandeglang, turut memberikan pandangannya. Ia menilai bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Kritik yang disampaikan wartawan bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk membangun. Karena itu, sudah seharusnya setiap insan pers mendapat ruang yang bebas namun tetap bertanggung jawab,” ungkap H. Imron.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi kewartawanan agar terbangun solidaritas dan profesionalisme yang lebih kuat di daerah.

“Kita harus saling menghormati dan bersatu menjaga marwah profesi wartawan. Dengan pers yang solid, beretika, dan berintegritas, maka masyarakat akan semakin percaya kepada media sebagai sumber kebenaran dan kontrol sosial,” tutup H. Imron.” (Tim/red)

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Selasa, 8 Sep 2026 - 04:09

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x