Rusak Martabat Wakil Rakyat, Ulah Wahyudin DPRD Gorontalo Tuai Kecaman

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 07:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo | TribuneIndonesia.com

Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video viral anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang melontarkan pernyataan kontroversial ingin “merampok uang negara”. Ucapan tersebut dinilai merendahkan martabat wakil rakyat dan melukai hati masyarakat luas yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.

Dalam video berdurasi singkat itu, Wahyudin tampak mengemudikan mobil dengan mengenakan kacamata, didampingi seorang wanita. Saat dalam perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, ia terdengar mengatakan:
“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok saja uang negara ini, kita habiskan biar negara ini miskin semiskin-miskinnya.”

Pernyataan tersebut diiringi tawa bersama wanita yang diduga memiliki status hubungan gelap (hugel) dengannya. Potongan video itu kemudian viral dan memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan.

Ketua PENA PUJAKESUMA, Purn TNI Zulsyafri, dengan tegas mengecam ucapan tersebut.
“Seorang wakil rakyat membawa hubungan gelap ke Makassar menggunakan uang negara, lalu berkata ingin merampok uang negara. Itu bahasa yang menyayat hati rakyat. Saat kondisi ekonomi sulit, bagaimana bisa seorang anggota dewan berbicara demikian lantang?” ujar Zulsyafri, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga:  Edi Syahputra,ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang Dukung penuh dan Apresiasi Pemkab Aceh Tamiang jemput bola dana stimulan.

Ia mendesak agar pimpinan partai maupun Ketua DPRD Provinsi Gorontalo segera mengambil sikap tegas. Menurutnya, tindakan Wahyudin mencoreng nama baik partai politik sekaligus institusi DPRD.
“Ketua umum partai wajib menjatuhkan sanksi tegas, agar ada efek jera. Jangan sampai kebiasaan membuat gaduh, lalu minta maaf, terus berulang. Ini tidak sepatutnya dilakukan seorang wakil rakyat,” tegasnya.

Zulsyafri juga mengingatkan para legislator agar menjaga marwah dan kehormatan lembaga DPR, serta selalu berpihak kepada rakyat.
“Ciptakanlah suasana harmonis. Wakil rakyat harusnya hadir untuk rakyat, bukan justru menyakiti hati rakyat dengan pernyataan yang memalukan,” pungkasnya.

Video ini kini terus menuai reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai, pernyataan Wahyudin adalah bentuk pelecehan terhadap kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepada wakilnya di parlemen.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:27

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:09

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x