Kepengurusan PEMA UTU 2025/2026 Dinilai Cederai Marwah Organisasi, Demisioner Angkat Bicara

- Editor

Rabu, 17 September 2025 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | TRIBUNEIndonesia.com

September 2025 — Kepengurusan Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) periode 2025/2026 tengah menuai sorotan tajam. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UTU bahkan telah mengeluarkan Surat Peringatan Pertama (SP1) lantaran roda organisasi dianggap vakum dan program kerja tidak berjalan lebih dari tiga bulan terakhir.

Kondisi ini mendapat respon keras dari sejumlah pihak, termasuk Ihsanul Fikri, demisioner Sekretaris Jenderal PEMA UTU. Ia menyayangkan situasi yang menurutnya mencederai marwah lembaga eksekutif mahasiswa tertinggi di kampus tersebut.

 “Saya sangat kecewa melihat kondisi PEMA hari ini. PEMA UTU 2025/2026 seolah tidak mampu menjalankan amanah, bahkan membiarkan organisasi vakum tanpa arah. Ini jelas mencederai marwah PEMA yang seharusnya menjadi wadah perjuangan mahasiswa,” tegas Ihsanul Fikri, Rabu (17/9).

Ia menambahkan, PEMA bukanlah milik segelintir pengurus, melainkan milik seluruh mahasiswa UTU. Karena itu, kelalaian dalam menjalankan tugas bukan hanya merugikan pengurus, tetapi juga menggerus kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga eksekutif tersebut.

“Kalau PEMA vakum, siapa lagi yang akan mengawal aspirasi mahasiswa? Kalau roda organisasi lumpuh, berarti kepentingan mahasiswa terabaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ihsanul mendesak PEMA UTU 2025/2026 untuk segera melakukan konsolidasi internal dan mengaktifkan kembali program kerja yang telah dicanangkan. Menurutnya, jika kondisi kevakuman ini terus dibiarkan, maka legitimasi dan keberlanjutan kepengurusan yang ada patut dipertanyakan.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-79: DPD PJS Aceh Puji Konsistensi Polri Jaga Keamanan Rakyat

Di akhir keterangannya, Ihsanul mengajak seluruh mahasiswa UTU untuk ikut serta mengawasi jalannya organisasi. Ia juga mendorong DPM di tingkat fakultas agar aktif melakukan pengawasan, sehingga PEMA UTU dapat kembali menjadi lembaga yang kredibel, bermarwah, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan mahasiswa.

(Dian Aksara | Tribune Indonesia)

Berita Terkait

Demi Masyarakat Sehat, Brimob Aceh Gelar Program Indonesia ASRI di GOR Kota Subulussalam
Makin Dekat Kenakan Bintang Perwira, 11 Calon Taruna-Taruni Akpol Aceh Raih Hasil Gemilang
Chaidir Toweren Serahkan Pimpinan PJS Aceh kepada M. Isa Alima
Kepala BNN Aceh Kunjungi Kabupaten Simeulue MoU Ditandatangani, Relawan Anti Narkoba Dikukuhkan, Cikal Bakal BNNK Simeulue Dimulai
Judi Togel Aseng Kayu Menggurita di 11 Desa, Polisi Didesak Bertindak Tegas
Bali Wellness and Beauty Expo 2026 Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wellness Dunia
Kalapas I Medan Apresiasi Pengawasan Publik, Tapi Jangan Menebar Berita Fitnah
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Gagalkan Peredaran 45 Kilogram Ganja, Kurir Antar Kabupaten Ditangkap
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:24

Dodi Yonata, SE Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FORKI Simeulue Priode 2026 – 2030

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:01

IGDT Percepat Deli Serdang Mengaji

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31

Bedah Rumah Tuntas, Warga Terima Sertifikat Tanah

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:12

Kantor Kemenag Perkuat Pusat Layanan Terpadu Deli Serdang

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:57

Mobile IVA Test Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks di Deli Serdang

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:45

Gotong Royong Bangun Kantor Desa, Marindal II Tunjukkan Kemandirian

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:28

MBG Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Deli Serdang, Bupati Dorong Rantai Pasok Pangan Dikuasai Pelaku Usaha Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:43

Pengadaan di Deli Serdang Harus Bersaing Secara Terbuka, Bupati Tolak Intervensi Penentuan Pemenang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x