Terkait Buruknya Pengelolaan Lingkungan PT Medco, Penggiat Sosial Desak DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus

- Editor

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | TRIBUNEIndonesia.com

Kamis.(28/08)
Dugaan buruknya pengelolaan lingkungan di Wilayah Kerja ekplorasi gas Blok A oleh PT Medco E&P Malaka, penggiat sosial minta kepedulian dan perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten(DPRK) Aceh Timur.

Menurut Masri, DPRK Aceh Timur saat bersikap tegas untuk menunjukkan rasa empati dan peduli terhadap keluhan rakyat, khususnya warga yang tinggal di lingkar operasi PT. Medco E&P Malaka. Selama ini banyak persoalan yang mencuat terutama berkaitan keresahan masyarakat soal pencemaran udara seperti yang di alami warga Panton Rayeuk T Kecamatan Banda Alam yang terpaksa mengungsi menyelamatkan diri dari paparan gas beracun.

“Kita minta DPRK Aceh Timur untuk membentuk Pansus masalah pengelolaan lingkungan PT Medco E&P Malaka, melalui Pansus DPRK punya kewenangan untuk melakukan investigasi dan mengkaji isu lingkungan secara detail terutama soal kontroversi pencemaran udara yang diduga mengandung gas H2S,” ujar Masri.

Ia juga mengatkan, untuk ungkapkan kebenaran dan keadilan, saatnya DPRK berbuat kepada rakyat dengan mencari fakta secara transparan, serta mendapatkan benang merah atas isu pro kontra, ada atau tidaknya pencemaran udara.

“Dari sejak tahun 2023 Puluhan warga Panton Rayeuk T jatuh korban, karena diduga terpapar gas H2S, begitu juga beberapa wanita yang mengalami keracunan. Sementara PT Medco dan Pemkab Aceh Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup menyatakan tidak ada pencemaran udara apalagi gas berbahaya, begitu juga rekam medis tidak pernah dipublikan secara terbuka, semua pasien yang terpapar hanya dinyatakan akibat penyakit asam lambung,” kata Masri.

Baca Juga:  Kunjungan Silaturahmi Insan Pers Dengan Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto,S.I.K

Masri juga menegaskan, pentingnya pembentukan Pansus DPRK Aceh Timur untuk memastikan pengelolaan lingkungan di wilayah WK Blok A benar-benar aman bagi masyarakat, seeta memastikan kepatuhan PT Medco dalam menjalankan kewajiban perusahaan.

“Melalui Pansus DPRK bisa memanggil semua pihak untuk diminta keterangan baik perwakilam.masyarakat, perusahaan, DLH, Dokter yang menangani pasien terpapar gas, pakar lingkungan dan pihak lain yang relevan, termasuk melakukan audit Amdal,” tegas Masri.

Terakhir Masri berharap DPRK Aceh Timur, benar-benar memberikan atensi terahadap keluhan dan ketakutan warga yang tinggal dan hidup dilingkar operasi Medco, karena persoalan ini bukan hanya soal kejahatan lingkungan,akan tetapi bisa menjadi kejahatan kemanusian.

“Jangan tunggu korban berjatuhan, serta polemik setiap setiap tahun soal lingkungan di WK Blok A, Dewan sebagai wakil rakyat harus bertindak secara tegas,” pungkas Masri.

(Saiful)

Berita Terkait

13 Rumah Sakit Milik Pemkab dan Pemprov di Aceh Terancam Sanksi Kemenkes
Demi Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Awak Kabin Garuda di Kualanamu
Kesbangpol Langsa Perkuat Dialog Publik, Serap Aspirasi LSM dan Insan Pers
Diduga Tebar Konten Hoax, Akun Tiktok Diksipolitik.id Bisa Langsung dipidanakan
BPI KPNPA RI-Aceh Kecam Insiden Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya
Polisi Hadir, Arus Balik Kualanamu Aman Terkendali
Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Sukawangi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Kuasa Hukum Desak Penangkapan Pelaku
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:19

Aspirasi Siswa Terwujud, Bupati Deli Serdang Resmikan Pembangunan Mushola dan Kantin Sehat di SDN 104240 Wonosari

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:09

Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Deli Serdang Bidik Kembali Opini WTP

Senin, 30 Maret 2026 - 10:20

Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli

Senin, 30 Maret 2026 - 09:50

Kualanamu Sukses Layani Lebaran 2026, Trafik Meningkat

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:26

Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:22

562 Jemaah Deli Serdang Siap Tunaikan Haji

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:20

Simpang Kayu Besar Resmi Jadi Ikon Kuliner Baru yang Tertata dan Nyaman

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:11

Layanan Dukcapil Melesat di 2026, Akses Hingga 100 Desa Semakin Mudah dan Cepat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Selasa, 31 Mar 2026 - 06:30

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x