Bangunan Ilegal Marak, Ketum TKN Kompas Nusantara Kecewa pada Pemko Medan

- Editor

Rabu, 20 Agustus 2025 - 04:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com – Ketua Umum (Ketum) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menyoroti maraknya bangunan ilegal di Kota Medan dan menyatakan kecewa terhadap Walikota Medan, DPRD Komisi 4, Kadis Perkim, serta Satpol PP yang dianggap tutup mata.

Pernyataan disampaikan Selasa  (20/8/2025) di ruang kerjanya Jalan Prof. H.M. Yamin No. 202 Medan. Menurut Adi Lubis, pihaknya bertindak sebagai kontrol sosial tanpa menerima gaji pemerintah, sekaligus membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjaga lingkungan.

“Kami kecewa atas lambannya Walikota memerintahkan pembongkaran rumah tanpa PBG, yang jelas merugikan PAD dan lingkungan,” ujarnya.

Adi Lubis menyoroti kompleks Marelan Asri Residence yang tak memiliki PBG dan merusak rumah warga. Hasil sidak lapangan membuktikan pelanggaran, namun Pemko Medan belum menindak, termasuk Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup. Walikota bahkan sempat mengonfirmasi melalui WhatsApp bahwa bangunan itu tanpa PBG dan AMDAL, tetapi tetap tidak dibongkar.

Baca Juga:  Partai Perjuangan Aceh Bagikan Sembako dan Uang Tunai kepada Pengemudi Becak di Banda Aceh

Pembangunan Klinik Tamrin di Jalan Tamrin juga disebut melanggar PBG dan AMDAL, tetapi tak ditindak. Adi Lubis menilai banyak bangunan ilegal di Medan dibiarkan berdiri, meresahkan masyarakat karena berdampak pada PAD dan lingkungan.

Ia menegaskan, jika Dinas Perkim dan Satpol PP tidak segera bertindak, pihaknya akan memimpin aksi damai di depan kantor Walikota, DPRD, Perkim, dan Satpol PP. Dukungan terhadap Walikota tetap ada, tetapi jika Marelan Asri Residence tidak ditindak, masyarakat akan diajak turun aksi damai.

TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis
Rayakan HUT ke-11, Semeton Tridatu Gelar Bakti Sosial hingga Persembahyangan Bersama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 03:53

82 Titik Sumur Bor dan Instalasi Air Bersih Bhayangkari Peduli di Aceh Diresmikan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 11:16

Diduga Cabuli Anak di Rumah Makan, Pria Paruh Baya di Bitung Ditangkap Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 07:50

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih Di Gampong Cot Ara Kuta Blang 

Rabu, 23 September 2026 - 07:22

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap

Rabu, 23 September 2026 - 01:18

Polsek Gandapura Kawal Penyaluran Beras Bantuan Pangan untuk Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 01:16

Kapolres Bireuen Buka Bimtek Sistem Manajemen Pengamanan OBVITNAS dan OBTER

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Asri Ludin Tambunan Dorong Kesetaraan Pendidikan

Jumat, 25 Sep 2026 - 03:26

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x